Arsip Tag: Pa 212

Sikap PA 212 Soal Prabowo Subianto Jabat Ketum Gerinda Kembali

Sikap PA 212 Soal Prabowo Jabat Ketum Gerinda Kembali

Foto: Novel Bamukmin

Menanggapi tentang terpilih kembalinya Prabowo Subianto menjadi ketum Gerindra dan kembali mengagenda menjadi capres di tahun 2024, banyak masyarakat yang bertanya-tanya bagaimana tanggapan PA 212, karena tak bisa dipungkiri pada masa plipres tahun 2019 lalu, PA 212 memberikan dukungan penuh dan mengajak rakyat indonesia untuk memilih PS karena telah menyanggupi dan menanda tangani fakta integritas dengan 17 poinnya itu.

Namun dengan terpilihnya kembali PS sebagai Ketum Gerindra dan digadang gadang maju lagi sebagai capres 2024 maka sampai saat ini untuk PA 212 belum menentukan sikap mendukung atau tidaknya PS menjadi presiden karena masih terlalu jauh, buat kami untuk urusan yang berhubungan dengan PS dan Partainya jelas sudah selesai.

Eks GAM Bakal Tuntut Pemerintah Indonesia

Kami tidak ada urusan lagi dan tidak ada sangkut pautnya lagi dan saat ini masih banyak PR yang harus dibenahi yaitu masih belum surutnya virus corona yang terus menghantui bangsa Indonesia, bahkan terus meningkat juga.

Kami masih harus menghadapi resesi ekonomi, terlebih masalah penegakan hukum yang mandul, menghadapi kasus hukum Budi Djarot yang bertanggung jawab atas demo di depan DPR RI pada 27 Juli 2020 lalu, telah membuat gaduh bangsa ini, dan sampai saat ini tidak diproses, padahal sudah ada beberapa laporan yang masuk termasuk dari TPUA sendiri, saya sebagai Waketumnya serta bangkitnya neo pki melalui RUU HIP yang diganti RUU BPIP, serta kriminalisasi ulama dan maraknya para penista agama, baik yang dilakukan oleh oknum-oknum tokoh maupun yang dibawahnya, bahkan direzim ini sudah tidak berdaya dengan penjajahan gaya baru yang dilakukan oleh aseng.

Heboh… Polisi Temukan Batu Meteor dan Batu Kristal ‘Gatot Kaca’

Apa yang saya sebutkan diatas menjadi PR yang tidak terselesaikan direzim ini padahal dua kubu yang berseteru di pilpres 2019 sudah sebagian bergabung dalam koalisi pemerintahan saat ini, namun sepertinya Indonesia malah semakin semrawut dengan berbagai krisis multi dimensi, makanya buat bangsa ini dan siapapun yang bisa menyelesaikan permasalahan tersebut dalam membela agama, ulama, bangsa dan pancasila tentunya kami akan dukung nanti ketika pada masa pilpres mendatang pada tahun 2024 atau bisa saja saat ini terjadinya pergantian rezim dengan cara yang konstitusional dan beradab dengan legowonya Jokowi mengundurkan diri, karena telah gagalnya memimpin bangsa ini untuk menjadi lebih baik atau para wakil rakyat di MPR bisa menggelar sidang istimewa dengan melengserkan Jokowi, tentunya dengan dorongan dan dukungan dari rakyat, serta ulama yang selalu setia mengawal NKRI ini, yang sudah lebih dari 400 tahun dari masa penjajahan Belanda sampai saat ini.

Dan saat ini kami umat islam beserta para ulama yang istiqomah masih setia mengawal NKRI ini dari segala macam penjajahan gaya baru dan tentunya saat ini kami mengikut komando para ulama kembali dan khususnya komando imam besar Habib Rizieq Syihab.

Ditulis oleh: Novel Bamukmin.

Lihat Chanel Youtube kami

 

Foto Habib Rizieq Di Injak-injak, Ini Sikap Ulama

Lihat Videonya

 

PERNYATAAN SIKAP BERSAMA FPI, GNPF ULAMA DAN PA 212 ATAS PELECEHAN, PENGHINAAN DAN ANCAMAN PEMBUNUHAN TERHADAP IMAM BESAR HABIB RIZIEQ SHIHAB (IB HRS)

Sehubungan dengan kejadian yang sangat tidak bermoral pada Aksi 27 Juli 2020 di depan
gedung DPR / MPR oleh kelompok Neo PKI yang menghinakan dan melecehkan Ulama
sekaliber Habib Muhammad Rizeiq Shihab ( HRS adalah cucu Rasulullah ) dengan merusak dan
menginjak – injak bahkan membakar poster Ulama Indonesia Imam Besar FPI Al Habib
Muhammad Rizieq Shihab, maka kami dengan tegas menyatakan sikap sebagai berikut :

  1. Bersyukur kepada Allah SWT dengan mengucapkan Alhamdulillah atas tidak
    terbakarnya poster dengan foto IB HRS saat berupaya dibakar oleh gerombolan Neo PKI
    pada saat Aksi, ini menunjukan kebesaran Allah SWT dan Karomah IB HRS.

  2. Bahwa IB-HRS sebagai Warga Negara Indonesia yang merdeka memiliki hak dan kebebasan untuk pulang kembali ke Tanah Air Indonesia kapan saja tanpa tekanan atau ancaman mau pun intimidasi dari pihak mana pun.

  3. Mengecam dan mengutuk keras pelaku penghinaan dan pelecehan terhadap IB HRS di
    depan gedung DPR / MPR RI.

  4. FPI, GNPF Ulama dan PA 212 akan menempuh jalur Hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian.

  5. Mendesak penegak Hukum segera memproses pelaku penghinaan dan pelecahan terhadap
    IB HRS dalam waktu yang secepat – cepatnya.

  6. Menghimbau umat Islam untuk mengedepankan proses upaya – upaya hukum baik hukum Negara, Agama ataupun Hukum Adat kepada pelaku – pelaku penghinaan dan pelecehan Ulama / Habaib terutama IB HRS.

  7. Mengintruksikan kepada laskar FPI dan Mujahid 212 untuk bersiap siaga dalam menghadapi tantangan mereka Komunis penghianat bangsa serta menjaga para Ulama dan Tokoh masyarakat dari ancaman gerombolan Neo PKI.

  8. Dikarenakan kebangkitan Neo PKI yang berteriak – teriak mendukung pancasila padahal merusak pancasila itu sendiri maka kami menuntut dengan tegas agar Inisiator RUU HIP dan Partai yang ingin merubah (MAKAR) terhadap Pancasila di proses Hukum dan jika terbukti secara Hukum maka wajib DIBUBARKAN.

  9. Jika “MAKAR” ini tidak diproses secara Hukum maka Netralitas dan Nasionalis POLRI
    sebagai penegak Hukum dan TNI sebagai penjaga kedaulatan NKRI dan pancasila patut dipertanyakan.

Jakarta, 28 Juli 2020 / 7 Dzulhijjah 1441 H

Ketua Umum FPI: KH. M Shobri Lubis.

Ketua Umum GNPF-U: Ust.Yusuf M Martak.

Ketua Umum PA 212: Ust.Slamet Ma’arif.

Foto: Ketua Umum PA 212: Ust.Slamet Ma’arif

*ditulis oleh Ust.Slamet Ma’arif.

PA 212 Peduli Dampak Pandemi Corona

PA 212 Sambangi Guru Ngaji Sampai Tukang Becak
PA 212 Sambangi Guru Ngaji Sampai Tukang Becak

BintangEmpat.Com – Ratusan paket sembako dan masker kembali dibagi-bagikan kepada Guru ngaji (Ustadz dan Ustadzah) , penyandang disabilitas seperti tuna netra, tuna ganda, tuna wicara, dan tak ketinggalan janda tua dan korban PHK di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur serta Depok, oleh PA 212 melalui Program Peduli Dampak Wabah Corona, pada Rabu, 15 April 2020.

Adapaun tanggapan masyarakat, mereka sangat senang dan memberikan apresiasi dan dukungan kepada pengurus untuk terus berjuang membela rakyat.

“Semoga Allah membalasnya dan terus berjuang membela rakyat”, kata warga yang enggan disebutkan namanya.

Ketum PA 212, Ust Slamet Ma’arif terlihat turun langsung mendatangi dan membagikan paket sembako kepada para Ustadz dan ustadzah dan penyandang Tuna netra.

PA 212 Sambangi Guru Ngaji Sampai Tukang Becak
PA 212 Sambangi Guru Ngaji Sampai Tukang Becak

Kegiatan dimulai dari pukul 10.00 di Markaz PA 212 di Kawasan Condet, Jakarta Timur, selanjutnya tim disebar di empat titik dengan 21 personel, relawan PA212 dengan penuh semangat dan keikhlasan mendatangi rumah-rumah mereka sambil silaturahmi dan sekaligus mengingatkan untuk tetap dirumah menjaga kesehatan.

“Ini bentuk kepedulian kami, sambil membantu saudara-saudara kita dan menyampaikan pesan agar tetap menjaga kesehatan”, kata Ust Slamet Maarif.

Sehari sebelumnya, Selasa 14 April 2020 dengan menggunakan 3 Armada Mobil PA 212 bekerja sama dengan Mabes Peka dan Pena’45 Bekasi juga membagikan 500 Paket sembako untuk berbagai wilayah di Bekasi raya.

Berbagai elemen yang mendapat bantuan diantaranya Laskar dan pendekar Kota Bekasi, Jajaka Bekasi, ojek Pangkalan (basecamp Baraya Perumnas, Kayuringin, Pacul belakang GOR Bekasi, KJBT perumnas ),Tukang becak daerah Duta Harapan, Dhuafa dan janda tua, warga daerah Cikunir dan galaxy, tidak ketinggalan pekerja harian yang dirumahkan daerah Tambun, Bulak Kapal, Daerah Rawalumbu , Pekayon, Kranji، serta Guru ngaji dan marbot, di kota Bekasi.

Ketum PA 212 menghimbau agar masyarakat tetap dirumah saja adapun kalau keluar benar-benar dalam keadaan yang sangat penting, dia berjanji akan terus membantu masyarakat sekitar.

“Insya Allah kami akan terus membantu masyarakat yang membutuhkan dan juga agar masyarakat yang punya kemampuan untuk bisa bersama bergabung dengan PA 212 yang siap mendistribusikan bantuan dari para dermawan kepada orang yang sangat membutuhkan”, pungkas Ust Slamet Maarif.

*Sumber: dari Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin

MAKLUMAT PA 212

MAKLUMAT PERSAUDARAAN ALUMNI 212

Berdasarkan amanat Pembukaan UUD NRI Tahun 1945, disebutkan “melindungi segenap bangsa Indonesia” dan UU No 40 tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial yang menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang layak,
maka kami Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) menuntut Pemerintah dan DPR sebagai berikut:
1. Menghentikan pembangunan dan Perencanaan Ibu Kota Negara Baru, terkait pandemi Covid-19. Sepatutnya fokus pada penanggulangan dan anggaran biaya pembangunan dialihkan untuk penanggulangan Covid-19.

2. Menghentikan pembahasan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law), dikarenakan lebih menguntungkan kaum kapital dari pada tenaga kerja.

3. Membebaskan pembayaran BPJS untuk periode bulan April s.d. Agustus 2020.

4. Menuntut kepada Pemerintah Pusat untuk:
a. Mempercepat pelaksanaan Rapid Test Covid-19 bagi masyarakat yang membutuhkan.
b. Transparansi dan Akurat dalam melaporkan data Covid-9.
c. Jaminan Kebutuhan Hidup Dasar Masyarakat selama penanganan WABAH Khususnya di semua Wilayah PSBB.

Jakarta, 8 April 2020
14 Sya’ban 1441 H.

Ditulis oleh Ketua Umum PA212, Ust Slamet Ma’arif, dan Ust Novel Bamukmin, Ketua Media Center PA 212, disampaikan ke Redaksi BintangEmpat.Com.

PA 212 Basmi Corona

 

PA 212
Caption: dari kiri Ust Novel Bamukmin , Ust Bernard Abdul Jabar, Ust Slamet Maarif dan DR Abd Rais SH MH, Ketua GNPF Ulama Balik Papan.

Ditulis oleh: Ust Novel Bamukmin, Ketua media center DPP PA 212 dan Penasihat Hukum BintangEmpat.Com.

Sampai saat ini (6/4/2020) para mujahid pembasmi corona DPP PA 212 trus berjuang melakukan baksos tiada henti demi melayani masyarakat dimanapun yang bisa kami jangkau
Dan hari ini adalah hari ke 11 DPP PA 212 adakan baksos ke wilayah JABODETABEK.

Jumlah personel mujahid semprot corona 10 orang, terdiri dari 2 tim dan 2 set Alat dan sarana. Dalam baksos basmi corona yang dipimpin oleh Ust Bondan dari pengurus DPP PA 212 dan dibantu oleh para Laskar Brigade 212, selain melakukan baksos penyemprotan juga DPP PA 212 melakukan
Pembagian masker, semprot ke masjid-nasjid, pesantren dan tempat lainnya serta pembagian Hand sanitizer dan pembagian probiotik.

Kantor DPP PA 212 di Bilangan Condet Jakarta Timur ini sibuk setiap hari untuk membantu masyarakat dan bahkan tim medis juga kami bantu sesuai arahan Habib Rizieq Syihab selaku pembina PA 212.

Bahkan kantor kami DPP PA 212 kondisinya sudah seperti pabrik dan gudang disinfektan dan hand sanitizer karena kami memang fokus saat ini untuk terus membasmi wabah virus corona agar bisa memutus mata rantainya, agar romadhan kita berharap wabah virus corona ini sdh hilang dari negara indonesia ini serta juga hilang dari dunia ini.

Ditulis oleh: Ust Novel Bamukmin, Ketua media center DPP PA 212 dan Penasihat Hukum BintangEmpat.Com.

 

Virus Corona FPI dan PA 212 Anjurkan Lockdown

Virus Corona FPI dan PA 212 Anjurkan Lockdown
Virus Corona FPI dan PA 212 Anjurkan Lockdown

Opini ditulis oleh: Novel Bamukmin, Ketua Media Center DPP PA 212.

Kebijakan pemerintah saat ini masih simpang siur berkaitan dengan wabah corona ini yang sepertinya jokowi kikuk dengan sering berubah ubah karena masih ada oknum menteri yang selalu ikut campur dalam segala urusan.

Dan kami dari FPI dan PA 212 masih menjalani intruksi dari Hb Rizieq Syihab agar menghentikan sementara segala kegiatan ibadah, dakwah dan kegiatan sosial yang mengumpulkan orang banyak sampai suasana pulih kembali dan kami juga terus mensosialisasikan kepada penyelengara negara sampai tingkat pemerintah pusat untuk segera mengambil tindakan prefentif yang menurut saya belum terlambat yaitu ‘Lockdown’ nasional.

Dengan Lockdown nasional ini adalah tak lain adalah ajaran rasulullah yang sudah diakui oleh salah satu media amerika.

Dan pemerintah tidak usah gengsi memakai kata lockdown sebagaimana LBP tidak mau menggunakan lock down yang diduga memang sangat anti dengan ajaran yang berbau islam sehingga mencoba memviralkan dengan opini karantina.

Dan kami sangat mendukung kebijakan Anies Baswedan yang cepat dan tepat dalam menangani wabah corona yang justru ditentang oleh jokowi, Tito dan LBP, ketika Anies meminta Jakarta Lock down dan penghentian moda tranportasi lalu lintas luar kota yang lagi-lagi ditentang LBP yang bukan kapasitasnya.

Virus Corona FPI dan PA 212 Anjurkan Lockdown
Virus Corona FPI dan PA 212 Anjurkan Lockdown

Adapun himbauan maka Hb Rizieq Shihab jelas untuk FPI dan PA 212 untuk menjadi mujahid/sukarelawan menghadapi corona dengan memberikan bantuan dalam bentuk apapun dan ini sudah dijalankan oleh kami baik dalam penyemprotan disinfektan, masker, hand sanitizer dan obat-obatan termasuk suplemen serta bantuan logistik masih kami jalankan sampai saat ini. (Red).

 

Sikap Ulama Soal Pembantaian Ummat Muslim Di India

PERNYAATAAN PERS BERSAMA
FPI, GNPF-ULAMA, PA 212 TENTANG
PEMBANTAIAN MUSLIM OLEH HINDU RADIKALIS, EKSTRIMIS DAN INTOLERAN DI INDIA
Sikap Ulama Soal Pembantaian Ummat Muslim Di India
Sikap Ulama Soal Pembantaian Ummat Muslim Di India

Atas berbagai presekusi dalam bentuk pengusiran, penyiksaan, penangkapan, dan
pembunuhan terhadap umat Islam India, serta perusakan mesjid dan pembakaran Al Qur’an yang
terjadi di berbagai tempat di India, maka kami menyatakan;

  1. Menuntut Pemerintah India segera menghentikan berbagai tindakan persekusi terhadap
    umat Islam di India.
  2. Menuntut pemerintah India mencabut UU Kewarganegaraan India yang sangat
    diskriminatif terhadap umat Islam.
  3. Meminta Pemerintah Indonesia mengajukan Perdana Menteri India ke Pengadilan Pidana
    Internasional (International Criminal Court) karena telah menjadi sponsor pelanggaran
    HAM berat terhadap Umat Islam.
  4. Meminta Pimpinan dan Anggota DPR-RI mendesak Pemerintah Indonesia menerapkan
    kebijakan luar negeri Politik Bebas Aktif, sesuai dengan amanat konstitusi seperti yang
    tercantum dalam paragraf 4 Pembukaan UUD 1945 yang antara lain bebunyi, “… ikut
    melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan
    keadilan sosial …”
  5. Mengimbau lembaga-lembaga kemanusiaan dan Hak Azasi Manusia (HAM) nasional
    dan internasional memberi perhatian yang adil dan proporsional atas terjadinya
    pelanggaran HAM berat terhadap muslim di India.
  6. Menyerukan Umat Islam Indonesia untuk terus melakukan aksi protes ke Kedubes India
    hingga tidak ada lagi Diskriminatif sebagai warga negara terhadap Muslim India.

Demikian pernyataan bersama ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian kita bersama.

Disampaikan oleh: Ketua PA 212, Ust Selamet Ma’arif, di Jakarta, 6 Maret 2020 / 11 Rajab 1441 H.

(Red)

Teror Jelang Aksi 212 Berantas Mega Korupsi, Rumah Ketum Dilempari Batu

BintangEmpat.Com – Teror terhadap aktivis Islam dan pejuang keadilan kembali terjadi, Selasa 18 Februari 2020, menimpa Ketua Umum PA 212 Ust Slamet Maarif.

APBD dan APBDes Bojonegoro Masihkah Menjadi Lahan Korupsi?

Dini hari sekitar pukul 03.00 Wib, rumahnya di jalan Gatotkaca, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, dilempar 2 buah batu yang cukup besar,  yang menyebabkan kaca jendela rumah hancur.

Menurut kesaksian tetangga, Pelaku 2 orang mengendarai motor berwarna putih.

Tidak berapa lama teror kembali terjadi ketika Ketum PA 212 sedang jamaah subuh di masjid pelaku teror kembali lagi dan melempar 2 batu bata ke arah pintu.

Kongkalikong Oknum Kades, Mulai Hamili Warganya Hingga Penjarakan Wartawan

Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek cimanggis melalui Binmas setempat.

“Sudah kami laporkan ke Polsek Cimanggis”, kata Ust Slamet.

Ust Slamet Maarif berharap pihak kepolisian menangkap pelaku teror dan mengungkap aktor intelektual.

Polemik Bantuan Bupati Jember Disorot Publik

Terpisah, Tokoh Alumni PA 212, Ust Novel Bamumin juga mengecam aksi teror teror tersebut.

“Kami menduga, ini terkait dengan rencana aksi 212 Berantas korupsi. Untuk itu kami dari PA 212 mengutuk teror biadab tersebut karena teror adalah perbuatan pengecut yang tidak bertanggung jawab dan kami tidak pernah gentar terhadap aksi teror apapun dan aksi berantas Mega Korupsi tetap berjalan sesuai rencana dan kami meminta aparat untuk segera mengusut aksi teror tersebut” , kata Ust Novel Bamumin, yang juga penasihat hukum BintangEmpat.Com ketika dihubungi. *Red

Kasus Mega Korupsi Trilyunan, Ulama Gelar Demo

SERUAN BERSAMA

PENGURUS PUSAT
FRONT PEMBELA ISLAM (FPI)
GERAKAN NASIONAL PENGAWAL FATWA (GNPF) ULAMA
PERSAUDARAAN ALUMNI (PA) 212

BintangEmpat.Com – Ditulis Oleh: Ketua PA 212, Ust Slamet Ma’arif, dikirim ke Redaksi BintangEmpat.Com.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Mencermati perkembangan penanganan kasus-kasus mega korupsi puluhan triliun rupiah
yang bukan hanya merugikan negara saja, bahkan menyengsarakan rakyat Indonesia, saat
ini rakyat dibuat kecewa dan marah.

Negara, dalam hal ini para aparat penegak hukum,
hingga kini belum menunjukkan sikap yang serius untuk menuntaskannya.

Diduga kuat mandeg dan mangkraknya penanganan kasus-kasus mega korupsi yang makin
menggila tersebut karena melibatkan lingkaran pusat kekuasaan.

FPI Beberkan Pencekalan Habib Rizieq

Perilaku tersebut terjadi sebagai bagian dari modus korupsi mereka untuk pembiayaan politik guna meraih dan melanggengkan kekuasaan.

Kita tahu, para pejabat publik yang diberi amanah untuk menyejahterakan rakyat, justru
berusaha saling melindungi antara satu dan pelaku mega korupsi lainnya.

Apa yang terjadi pada operasi tangkap tangan (OTT) Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang melibatkan politisi PDIP Harun Masiku, menunjukkan secara terang benderang persengkokolan jahat tersebut.

Selain skandal KPU-Harun Masiku, sejumlah kasus mega korupsi yang hingga kini tidak jelas
penanganannya antara lain, Kasus yang menjerat Honggo selaku Direktur PT Trans Pacific
Petrochemical Indotama (TPPI) dengan kerugian negara mencapai Rp35 triliun, kasus PT
Jiwasraya yang merugikan Rp13 triliun, dan kasus PT Asabri dengan kerugian Rp10 triliun.

Alasan Zikria Hina Risma Karena Anies Sering Dibully

Sehubungan dengan hal tersebut, kami Pengurus pusat, Front Pembela Islam (FPI), GNPF
Ulama dan Persaudaraan Alumni 212 menyerukan:

1. Seluruh elemen rakyat Indonesia untuk terus melakukan perlawanan terhadap rezim yang menyengsarakan rakyat.

2. Seluruh elemen rakyat Indonesia untuk mendesak dan mengawal aparat hukum
(KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan) untuk segera menuntaskan kasus-kasus mega korupsi tersebut dengan menegakkan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabel.

3. Akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran dengan tema AKSI 212; BERANTAS
MEGA KORUPSI SELAMATKAN NKRI yang in sya Allah akan dilaksanakan pada hari
Jumat, 21 Februari 2020, pukul 13.30-15.30 WIB di Depan Gedung DPR-RI.

Dugaan Pungli Dinas Pendidikan Paluta

4. Menyerukan segenap pengurus FPI, GNPF Ulama dan PA 212 di daerah-daerah untuk bekerja sama dengan Ormas-ormas Islam setempat dan seluruh elemen ummat menggelar aksi menyampaikan anspirasi serupa di daerah/wilayah masing-masing pada Jumat 7 dan 14 Februari 2020 sebagai pemanasan menjelang aksi di Jakarta.

5. Menyerukan segenap pengurus dan anggota FPI, GNPF U dan PA 212 di daerah￾daerah untuk bekerja sama dengan Ormas-ormas Islam dan ormas ormas serta tokoh nasional setempat dan seluruh elemen ummat untuk beramai-ramai datang ke
Jakarta guna mengikuti dan terlibat secara aktif pada ‘AKSI 212; BERANTAS KORUPSI
SELAMATKAN NKRI’.

6. Mendesak kepada aparat keamanan di tingkat pusat maupun daerah agar profesional dalam melaksanakan tugas pengamanan secara wajar, serta tidak melakukan tindakan represif terhadap aksi tersebut, sesuai dengan hak-hak warga
negara untuk berkumpul dan menyatakan pendapat yang dilindungi konstitusi dan UU.

Polres Probolinggo Diduga Abaikan Laporan Penghinaan Presiden

Demikian seruan bersama ini kami sampaikan. Semoga Allah membantu perjuangan kita
dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.

Semoga Allah membebaskan NKRI yang kita cintai dari cengkeraman tangan-tangan kotor
dan jahat. Aamin ya robbal ‘alamiin.

Sungai Jompo Meluap Warga Kawatir Banjir

Jakarta, 4 Februari 2020
Wassalamualikum Wr. Wb.

KH. Ahmad Shobri Lubis (Ketua FPI).

Ust. Yusuf Muhammad Martak (Ketua GNPF-Ulama).

Ust. Slamet Ma’arif (Ketua PA 212).

*Red