Arsip Tag: Polres Jember

Heboh… Polisi Temukan Batu Meteor dan Batu Kristal ‘Gatot Kaca’

Lihat Youtubenya

BintangEmpat.Com – Polisi temukan batu meteor  kapak lonjong dan batu kristal ‘Gatot Kaca’ di Dusun Sumbercandik, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, tepatnya di wisata Selo Bonang.

Polisi itu adalah Aipda Hadi Poernomo, dinas di Polsek Arjasa, Polres Jember, sekaligus pengelola Wisata Selo Bonang.

Batu meteor berwarna hijau itu, dengan berat 2 kilogram, Kapak Lonjong mempunyai daya magnet searah jarum jam. Jika diputar berlawanan jarum jam, maka batu itu berontak, seolah tidak mau berputar, dan batu kristal yang menyerupai Gatot Kaca, lakon dalam dunia perwayangan.

Menurut para ahlinya jenis meteor Green moldavite adalah batuan meteor yang menabrak bumi 14 Juta tahun lalu, yang meninggalkan jejak kawah atau Lembah dimana tempat yang dijatuhi. Salah satunya yang terkenal didunia di sungai Moldo Rusia.

Kapak Lonjong

Batu meteor itu ditemukan pada tahun 2012 oleh Aipda Hadi Poernomo ketika pertama kali mengawali dan mengelola wisata Selo Bonang.

Bahkan batu itu pernah ditawar dengan harga yang fantastis, namun Hadi enggan menjualnya, dirinya berencana menyerahkan seluruh aset Wisata Selo Bonang ke Polri.

Berita terkait : ‘Selo Bonang’ Lembah Batu Bernyanyi, Nama Polisi Disebut

“Biarlah Polri yang mengelola wisata Selo Bonang”, ucapnya ketika dikonfirmasi BintangEmpat.Com via seluler, (13/3/2020).

Ketika ditanya tentang modal usaha membuka Wisata Selo Bonang, Hadi enggan menjelaskan secara terperinci.

“Yang jelas korban tenaga, waktu dan materi, bahkan waktu pertama membuka, perhartian kepada keluarga berkurang, tapi istri mengerti bahwa sebagai polisi harus mengabdi kepada negara”, ujarnya dengan rendah hati.

Disinggung soal penghargaan, seperti yang dikatakan Kapolri Jenderal Idham Azis, akan memberikan penghargaan dan kenaikan pangkat bagi anggota Polri yang berprestasi, Hadi hanya tersenyum.

“Saya ini prajurit pak, Tut Wuri Handayani saja, mengharumkan nama kepolisian sama saja mengabdi ke masyarakat”, pungkas Hadi, sambil pamit mau ibadah Sholat Jum’at. (RED).

Sebar Hoax Penculikan Anak, Seorang Pemuda Diciduk Polisi

 

BintangEmpat.Com – Ini peringatan bagi kita semua agar tidak mudah menyebarkan berita yang belum terbukti kebenarannya. Perbuatan menyebarkan konten berita palsu tidak dapat dianggap sepele karena bisa berdampak luas, sampai membuat orang lain resah dan ketakutan.

Seperti dilakukan RDA ( 29 ) warga Perum Arjasa Asri 2 Blok B No. 13 Dusun Tegal Bago Desa Arjasa Kecamatan Arjasa Jember  karena dianggap tidak berhati-hati dan meresahkan warga, Ia terpaksa harus berurusan dengan Aparat Kepolisian Sektor Arjasa Polres Jember, Jawa Timur.

Jemput Paksa Anak Kiai Cabuli Santri, Polisi Dihalangi

RDA dianggap menyebarkan berita bohong ( Hoax ) dengan mengunggah konten yang bermuatan informasi adanya peristiwa yang diduga penculikan anak di Wilayah Kecamatan Arjasa lewat jejaring social media grup publik Facebook Info Warga Jember ( IWJ ).

“ Kejadianya pada hari Siang minggu kemarin di Komplek Perumahan Arjasa Asri Dusun Tegalbago Desa Arjasa, Kami menerima laporan ada seorang Ibu yang mengalami gangguan mental sedang memakai seragam SMA seperti kebingungan saat ditanya warga,” Ujar Kapolsek Arjasa AKP. Eko Basuki, saat menemui awak media di Balai Desa Arjasa Kecamatan Arjasa, Jember.

Sebar Hoax Penculikan Anak, Seorang Pemuda Diciduk Polisi
Sebar Hoax Penculikan Anak, Seorang Pemuda Diciduk Polisi

“ Pada saat diamankan petugas Polsek Arjasa difoto oleh warga dan di posting ke grup whatsapp Warga Asri 2 tanpa ada keterangan . Ketika itu, Saudara RDA sedang tidur dibangunkan Istrinya dan menunjukkan berita di grup WA tersebut . Setelah itu RDA langsung memposting di Grup Publik Facebook IWJ dengan konten yang berisikan tulisan ‘Diduga penculikan anak di daerah Perum Arjasa Asri 1, Hati-hati lur…’ “, terang Kapolsek, menirukan.

Akhirnya, Berita hoax tersebut ramai jadi perbincangan di linimasa Grup Publik Facebook yang diikuti ratusan ribu Nitizen pengguna social media. Karena berita ini meresahkan warga, sehingga Jajaran Polsek Arjasa merespon cepat untuk menindak lanjutinya. Untuk menemukan pemilik akun petugas tak kesulitan, selang beberapa jam Petugas Unit Reskrim Polsek Arjasa menemukan alamat RDA.

Insiden Berdarah Kongres V Partai Amanat Nasional Diwarnai Lempar Kursi

Kapolsek Arjasa berpesan kepada warga agar jangan mudah menyebarkan atau mengunggah berita di medsos yang tidak jelas asal -usulnya. Untuk itu Kami menghimbau kepada Warga agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terbukti kebenarannya.

“ Jika ditemukan keberadaan orang asing yang beraktifitas mencurigakan maka segera lapor ke Kepolisian terdekat, Jangan main hakim sendiri apalagi lapor ke medsos yang justru dapat memicu keresahan dan kepanikan warga lainnya. Tetap waspada itu Harus, Jangan Panik dan berlebihan, tapi Kalau Piknik oke dah”, tandasnya.

Sementara itu, Saat didampingi Unsur Muspika Kecamatan Arjasa bersama Tokoh masyarakat setempat, RDA (29 ) memberikan pernyataan terbuka dihadapan awak media. Ia mengaku khilaf dan kurang hati -hati.

Polisi Terbitkan SP2HP Soal Kasus Bupati Lumajang

“ Saya atas nama pribadi meminta maaf. Ini menjadi pelajaran atau edukasi bagi masyarakat jangan mudah menyebarkan berita yang belum diketahui jelas kebenarannya”, ungkapnya dengan nada menyesal. (Hadi/Humas Polsek)

Tangis Warga Jember Pecah Lepas Kepergian Alfian

Lihat Videonya 

BintangEmpat.Com – Rabu (19/02/2020), Kepolisian Resort Jember menggelar Welcome and Farewell Parade, untuk menyambut kedatangan pejabat  Kapolres Jember yang baru AKBP. Aris Supriyono, S.I.K, M.S.i, sekaligus melepas AKBP. Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum selaku pejabat Kapolres Jember yang lama.

Suasana haru terlihat usai berlangsungnya upacara tradisi Pedang Pora pelepasan pejabat Kapolres Jember yang lama. Tidak sedikit dari peserta Upacara pelepasan yang menitikkan air mata melepas kepergian AKBP. Alfian Nurrizal beserta Ibu Nita Alfian.

Dari sekian banyak warga Jember yang turut hadir terlihat seirang Ibu, bernama Heni (35) sangat terpukul. Heni tiba-tiba muncul sembari mendorong kursi roda membawa seorang pria paruh baya yang menderita lumpuh.

 

Tangis haru pecah, air matanya deras mengalir di pelupuk, seolah masih belum percaya dengan realita melepas kepergian Ndan Alfian dan keluarganya.

” Ndan Alfian orang yang sangat baik. Beliau telah memberikan cinta dan pengorbanannya kepada warga Jember,” ungkap Heni.

Heni sempat curhat karena Ndan Alfian begitu cepat meninggalkan Jember. Dia hanya bisa meminta agar semua merelakan untuk melepas kepergian AKBP Alfian Nurrizal bertugas ke tempat yang baru dan mendoakannya semoga Allah melapangkan langkah perjalanan karir yang sukses dalam keberkahan.

Lantas Heni tak sanggup lagi meneruskan kata. Hingga Heni untuk kedua kalinya mengusap air matanya sambil memeluk lagi dada mantan Kapolres Jember ini. Sementara itu AKBP. Alfian Nurrizal juga tak kuasa menahan rasa haru, di biarkannya air mata Ibu beranak satu ini membasahi baju dinasnya.

Kapolres jember
Tangis warga jember

Suara tangisnya pun tak kuasa  membendung air mata orang – orang lain disekitarnya yang juga terasa begitu berat melepas kepergiannya. Namun, dia tampak berusaha tegar merangkul AKBP. Alfian Nurrizal.

Kemudian warga yang tadi mulanya berjajar berbaris rapi kini berhambur mengelilingi AKBP. Alfian Nurrizal , mereka berebut mengabadikan momen perpisahan yang tak pernah mereka duga, karena untuk pertama kalinya dalam sejarah pejabat Kapolres Jember yang dilepas ribuan warga Jember.

Teriring senandung hadrah religi gema Sholawat Nabi yang mengantarkan kepergiannya. ‘Selamat Jalan Ndan Alfian, Selamat Bertugas di tempat baru. Kami akan selalu merindukanmu. Ndan Alfian tak hanya sekedar memberikan banyak kenangan, namun juga telah mendidik dengan cinta dan ketauladanan’ .

Rapi (70), kakek asal Ambulu yang turut hadir, juga menangis mengenang kebaikan Alfian Nurizzal selama menjabat sebagai Kapolres Jember, walau hanya beberapa bulan, namun jiwa kemanusiaan dan sosialnya dikenang warga Jember.

“Pak Alfian itu sering membantu orang-orang kecil, kita sudah melihat bagaimana sepak-terjang beliau, orang-orang kecil seperti kita selalu diperhatikan bahkan kami dianggap seperti keluarganya”, kenang Rapi, yang tak henti-hentinya meneteskan air mata.

Mantan Kapolres Jember itu tak bisa berkata-kata panjang, dia hanya bisa mengucap maaf.

“Saya mohon maaf kepada semua warga Jember, jika ada salah dan pelayanan yang kurang berkenan, ikhlaskan… doakan saya agar amanah mengemban tugas sebagai Waka Polres Metro Bekasi Kota”, tutup Alfian, Pria kelahiran Madura ini.

*Red. [email protected]

Awal Menjabat Kapolres Jember Gelar Silaturahmi

BuntangEmpat.Com – Masa awal menjabat sebagai pemegang kendali komando Kepolisian Resort Jember, AKBP. Aris Supriyono,S.H,S.I.K,M.S.i, langsung aktif menggelar kegiatan silaturahmi perdana bersama unsur pimpinan daerah di Kabupaten Jember.

Hal ini dilakukan guna  memantapkan koordinasi dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah dari berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polemik Bantuan Bupati Jember Disorot Publik

Didampingi Pejabat Utama Polres Jember, Mantan Kapolres Brebes ini secara khusus mengunjungi dan melakukan silaturahmi bersama Forkopimda di Pendopo Wibawagraha Bupati Jember, Senin (17/02/2020).

Kegiatan Jabat erat silaturahmi Forkopimda Jember digelar untuk  melanjutkan  dan memantapkan sinergitas, komunikasi serta kerjasama untuk menyongsong tugas-tugas ke depan yang tentu semakin kompleks, terlebih menghadapi kesiapan pengamanan jelang Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Kabupaten Jember. ( Red. EN ).

Duuh… Dandim 0824 Jember Datangi Polres Jember

BintangEmpat.Com – Pejabat Utama Kodim 0824 Jember Beserta Staf di pimpin Komandan Kodim Letkol Inf. Laode. M. Nurdin mendadak mendatangi Mapolres Jember . Di Momen Hari Ulang Tahun Ke 42, Mereka memberikan kejutan special buat Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal,S.H,S.I.K,M.Hum, Senin Pagi (10/02/2010).

Acara yang diawali dengan pengusungan Kapolres Jember yang di sambut kedatangannya di Pintu Gerbang Mapolres. Kemeriahan penyambutan ini disusul dengan ratusan warga jember yang juga turut hadir mengiring langkahnya, sembari bertepuk tangan menyanyikan Lagu Selamat Ulang Tahun.

Polres Jember Digeruduk Ratusan Warga

Dengan membawa Kue Tart Hari Ulang Tahun, Didampingi Ulama Jember Habib Haidar, Letkol. Inf. Laode M. Nurdin menemui Kapolres di Ruang Lobi Mapolres. Kapolres pun menerima hadiah kejutan ini dengan wajah bebinar bahagia.

Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Laode M. Nurdin menyampaikan bahwa dirinya bersama jajarannya memang sengaja datang untuk memberikan surprise di Hari Ulang Tahun Kapolres yang ke 42 Tahun.

Komandan Kodim Letkol Inf. Laode. M. Nurdin
Foto: dari kiri Komandan Kodim Letkol Inf. Laode. M. Nurdin, memberikan suapan selamat ultah ke Kapolres Jember Alfian Nurrizal

Momen indah kebersamaan dan kekompakan Jajaran TNI Polri di Jember ditandai dengan meniup kue ultah tersebut dan menyuapi Kue tart spesial teruntuk AKBP. Alfian Nurrizal.

“ Kami Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke 42, Semoga Panjang Umur, Sehat Selalu, di murahkan Rezekinya dan Lancar karirnya. Bertambahnya usia maka bertambah pula kedewasaan dan kesuksesan”, Ujarnya.

Sebut FPI Bangsat Ade Armando Bakal Dipolisikan

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal,S.H,S.I.K,M.Hum menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dandim 0824 beserta rombongannya atas kejutan istimewa ini. “ Semoga sinergitas TNI Polri semakin solid untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Jember agar tetap kondusif”, Pungkasnya.

( Red. Hadi Poernomo ).

Polres Jember Digeruduk Ratusan Warga

BintangEmpat.Com – Beragam cara terbaik untuk membuat Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal merasa special di hari Ulang Tahun Ke 42 di lakukan oleh ratusan orang warga Jember yang mendadak ramai “ menyerbu “ Mapolres Jember, Senin Pagi (10/02/2020).

Tak tanggung-tanggung ratusan orang warga jember yang tergabung dalam komunitas Jegeh Apike Jember secara sukarela bergotong royong menyiapkan 42 Jenis Kue Ultah dan Nasi Tumpeng serta sejumlah kado special yang diperuntukkan khusus untuk AKBP. Alfian Nurrizal.

Pria 30 Tahun Disunat

Warga yang tergabung dalam komunitas masyarakat Jegeh Apike Jember datang dari berbagai kalangan mulai dari buruh tani, pekebun, pedagang, pengusaha, pegawai, tukang parkir, tukang cukur, tukang becak hingga dari kelompok netizen Jember.

Mereka pun membaur bersama Ratusan Personil Polri dan PNS Polres Jember demi menyambut kedatangan orang nomor satu Kepolisian di Jember, di Pintu Gerbang Mapolres.

Kapolres Jember Ulang Tahun Ke 42
Kapolres Jember Ulang Tahun Ke 42

Menanti sejak pagi, di momen special Hari Ulang Tahunnya, beragam kejutan yang telah disiapkan ini menjadi gambaran kekuatan energi selebrasi yang cukup sinergis antara Polisi dan Masyarakat di Kabupaten Jember.

“ Kami menyiapkan ini sebagai wujud bukti tanda cinta yang murni dari warga Jember pada sosok Bapak Alfian Nurrizal yang telah memberikan warna kepedulian yang humanis terhadap kalangan masyarakat bawah selama ini,” Ungkap Kordinator Komunitas Jegeh Apike Jember, Baginda Bagus .

“ Kejutan ini bisa jadi isyarat yang terindah. Dengan bertambah usia bertambah pula kesuksesan. Selamat Ulang Tahun Komandanku ”, Imbuhnya.

Polres Jember Digeruduk Ratusan Warga

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal mengaku terkejut dan tak menyangka di Hari Ulang Tahunnya warga Jember ramai-ramai antusias menyambutnya.

“Saya akan simpan momen hari ini sebagai kenangan terindah,” tutupnya. ( Red. Hadi Poernomo )

5 tahun Lawan Sakit Mbah Rukan Tutup Usia

BintangEmpat.Com – Purna sudah perjuangan Mbah Rukan (60) melawan penyakit  yang dideritanya selama 5 tahun. Senin (20/01) Rukan kembali mendapat perawatan medis di rumah sakit, setelah mendapat bantuan sosial dari Kapolres Jember.

Namun, suratan takdir berkata lain. Akhirnya, Rukan menghembuskan nafas terakhir kemarin malam. Jumat (07/02).

Mbah Rukan bukanlah siapa. Ia sedang menderita sakit lumpuh  bertahun-tahun yang membuat beban hidup keluarganya serasa menjepit.

Keluarga Pak Rukan pun juga bukan orang terpandang yang bergelimang harta. Mereka hanyalah rakyat kecil biasa yang hidup  jauh dari kata sejahtera.

Mendengar Kabar Mbah Rukan tutup usia, ditengah kesibukannya, Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum masih menyempatkan waktu untuk melakukan takziah ke rumah duka, di Dusun Wunguan, RT. 01 RW. 02, Desa Kencong, Kec. Kencong, Jember. Sabtu (08/02/2020).

” Saya turut berbela sungkawa atas kepergian Almarhum Pak Rukan. Semoga diampuni segala dosanya dan di terima amal baiknya. Dan untuk  Keluarga yang ditinggalkan agar  diberikan ketabahan”, tutur Kapolres saat memberikan santunan tali asih kepada Istri Almarhum.

Kisah kepedulian sosial sosok Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal menyisakan jejak inspirasi tentang memaknai arti memanusiakan manusia.

Karena Peduli itu perihal mengabdikan diri pada kemanusiaan tanpa memandang siapa dan apa yang disandangnya.

Arsitek RS Khusus Corona di Wuhan, Lahir dan Sekolah di Jember

Bahkan saat upaya bantuan jalan  pengobatan sudah dilakukan, namun ketika panggilan Tuhan untuk kembali pulang, tak ada manusia yang mampu menolaknya.

Disaat akhir perpisahan dan kematiannya pun yang tersisa hanyalah  kembali lagi pada panggilan  kepedulian Kita untuk bisa berbagi rasa duka kepada keluarga yang ditinggalkanya.

Karena, Harga kepedulian yang purna itu nilainya akan tersimpan secara abadi dan menjadi penolong di Hari Pembalasan. (Hadi/humas)

Janda Dengan Dua Anak Lumpuh Dan Buta Kisahnya Menyayat Hati

Kedatangan Kapolres Jember membawa air mata bahagia bagi Rosiya
Rosiya menangis dipangkuan Kapolres Jember

BintangEmpat.Com – Dibalik Kehidupan Keluarga Rosiya (60), Warga Desa Karang Paiton, Kecamatan Ledokombo, Jember, Jawa Timur, terselip kisah miris yang mengiris hati.

Rosiya adalah janda yang hidup memprihatinkan. Berpuluh tahun lamanya Ia berjuang teguh dan setia merawat kedua anaknya yang lumpuh dan buta.

Pilu, mengoyak – ngoyak hati begitu yang dirasakan ketika melihat keadaan Kakak beradik penyandang disabilitas.

Sejak dilahirkan, Muhammad Sidi (30) dan Yani (27) mengalami lumpuh dan buta. Hari harinya, hanya dihabiskan dengan tergolek lemah di bilik berukuran 1.5 X 2 Meter. Tidurnya pun di beralas plastik tanpa jendela, terkadang tanpa alas.

Rumah tempat tinggal mereka, berukuran 2 X 3 M berdinding anyaman bambu yang sudah lapuk dan menyisakan banyak lubang.

Tanpa risih Kapolres Jember menghibur putra Rosiya
Tanpa risih Kapolres Jember menghibur putra Rosiya

Hanya terdapat alas tidur dan perabotan rumah ala kadarnya. Tidak jelas, mana tempat menyimpan pakaian, mana tempat alat masak dan piring kotor. Semuanya jadi satu, tampak kumuh, terasa sesak, bau dan pengap.

Ibunya mengaku pertumbuhan fisik Muhammad dan Yani tidak seperti orang pada umumnya.

Keduanya terlihat seperti anak-anak meski sudah berada di usia puluhan tahun. Kedua anaknya ini juga mengalami keterbelakangan mental hingga sulit berbicara.

Rosiya menambahkan, lantaran mengalami kelumpuhan sejak lahir, kedua anaknya hingga kini hanya bisa berbaring tak bisa berjalan. Kalaupun keduanya duduk, itu pun dibantu oleh sang ibu yang mendudukkan kedua anaknya.

Bekerja serabutan sebagai buruh tani, pendapatannya tak cukup untuk biaya melanjutkan pengobatan kedua anaknya.

“Saya pasrah saja yang penting Kami bisa makan , saya harus bersabar dan harus merawat anak-anak saya sampai mati. Sudah dicoba pengobatan medis hingga alternatif tapi belum sembuh. Mau berobat lagi sudah tidak mampu lagi, tidak ada uang,” terangnya.

Kapolres jember
Tanpa risih Kapolres Jember menghibur putri Rosiya

Sabtu Sore (08/02/2020), Mendengar Kisah pilu Keluarga Rosiya begitu menyentuh hati Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum.

Saat bertemu dengan Keluarga Rosiya, sorot mata pria lulusan Akpol Tahun 2000 terlihat berkaca – kaca menahan rasa haru yang begitu mengoyak sanubarinya.

Salah Paham Oknum TNI Dengan Polisi Sempat Cabut Pistol

Tak ingin tenggelam dalam keprihatinan yang mendalam, Kapolres Jember tampak mencoba menyapa dengan sentuhan yang lemah lembut, sesekali mengajak bersenda gurau, Muhammad dan Yani.

“Saya tak tega melihat keadaan mereka. Semoga bantuan renovasi rumah dan santunan dari Kami dapat bermanfaat”, ujar Kapolres.

Arsitek RS Khusus Corona di Wuhan, Lahir dan Sekolah di Jember

Menurutnya, Kehidupan Keluarga Rosiya mengajarkan kepada Kita untuk menjadi lebih peduli dan setia pada sesama.

“Kita berdoa untuk mereka Semoga Allah memberikan kemudahan dan kelapangan bagi Keluarga Bu. Rosiya.Tentunya bentuk kepedulian dan kesetiaan merupakan penanda hidup yang syarat penuh makna dan semangat dalam membangun totalitas pada kemanusiaan tanpa akhir”, tutupnya.

(Red. Hadi Poernomo @Humas Polres Jember).