Arsip Tag: sandiaga uno

Jokowi Sapa Sandiaga Uno, “Hati-hati 2024”

Polres Jember Raih WBBM 2019

 

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pelantikan pengurus HIPMI 2019-2022. Jokowi menyapa khusus Sandiaga Uno sebagai mantan Ketua Umum HIPMI.

Awalnya Jokowi menyapa para peserta dan undangan mulai dari pimpinan MPR hingga para menteri. Setelah itu, Jokowi menyebut nama Sandiaga Uno.

Kantor Pendopo Jenggawah Ambruk Timbun Pemuda

“Yang saya hormati senior-senior HIPMI mantan ketua umum yang tidak bisa sebutkan satu per satu. Yang hapal hanya satu Bapak Sandiaga Uno,” kata Jokowi di Ballroom Raffles Hotel, Jalan Prof Dr Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2020).

Lihat Youtubenya Emak Demo Anies Baswedan

“Hati-hati 2024,” sambung Jokowi disambut riuh teriakan anggota HIPMIJokowi kemudian menyampaikan ulang pernyataan dari Ketua Dewan Pembina HIPMI Bahlil Lahadalia. Kandidat pengganti Jokowi disebut akan berasal dari kalangan HIPMI.

Baca : KPK Buru Harun Masiku

“Tadi kan disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina bahwa 2024 nanti kemungkinan beliau ini menyampaikan, yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya,” ujar dia.

Jokowi meyakini pernyataan tersebut. Namun, Jokowi tak mengungkap nama yang bakal menggantikannya sebagai presiden itu.”Dan saya meyakini itu tapi saya tidak menyebutkan orangnya siapa, hanya tadi yang baru saja berdiri tadi,” kata Jokowi.

Baca : Teken Kerja Sama, Prabowo Incar Teknologi Alutsista Prancis

Presiden Ingin Investor Dilayani dengan Baik Agar Investasi Berbuah

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri acara pelantikan BPP Hipmi di Raffles Hotel, Jakarta, pada Rabu, 15 Januari 2020. Foto: BPMI Setpres/Rusman
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri acara pelantikan BPP Hipmi di Raffles Hotel, Jakarta, pada Rabu, 15 Januari 2020. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Presiden Joko Widodo ingin agar investasi-investasi yang datang ke Indonesia berbuah realisasi. Untuk itu, saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpungan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Raffles Hotel, Jakarta, pada Rabu, 15 Januari 2020, Presiden berpesan agar investor dilayani dengan baik.

“Saya sudah titip, investor layani dengan baik. Tadi sudah diceritakan, banyak sebetulnya investor sudah masuk ke negara kita, tapi kita tidak bisa menyelesaikan mereka, sehingga mereka balik lagi,” kata Presiden.

Baca : Soal Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan adalah Keturunan PKI

Pelayanan kepada investor tersebut penting mengingat besarnya komitmen investasi yang masuk ke Indonesia. Menurut Presiden, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut bahwa ada investasi sebesar Rp780 triliun yang telah masuk.

“Seperti tadi yang disampaikan oleh Pak Bahlil, Rp780 triliun sudah di dalam, menyusul ini kurang lebih 2.200 (triliun rupiah) juga sudah di dalam. Bagaimana mengeksekusi ini?” imbuhnya.

Baca : Camat Di Sidoarjo Terciduk Tim Saber Pungli

Menurut Presiden, tidak berbuahnya komitmen investasi biasanya disebabkan oleh hal-hal kecil, seperti urusan pembebasan tanah yang tak kunjung selesai sehingga investor tidak bisa memulai usahanya.

Baca : Angin Kencang Amuk Kota Surabaya Dua Orang Tewas

Presiden pun mengapresiasi langkah Kepala BKPM yang terjun langsung untuk menyelesaikan kendala-kendala di lapangan.
“Kemarin diselesaikan, misalnya di Provinsi Banten, 2 minggu diselesaikan oleh beliau. Karena saya tahu beliau ini orang lapangan. Meskipun ngancem-ngancemnya pakai bawa nama Presiden. Ini kalau mengancam gubernur, bupati, wali kota, polda, polres, saya dengar pakai nama saya. Bawa-bawa nama saya, enggak apa-apa tapi masalahnya selesai. Buat saya enggak ada masalah. Untuk kebaikan enggak ada masalah. Akhirnya selesai, 2 minggu rampung,” jelasnya.

Baca : Viral Foto Kapolri Pakai Sandal Jepit

Selain soal pembebasan lahan, para investor juga kerap terbentur dengan sulitnya mendapatkan izin. Belum lagi, izin tersebut jumlahnya sangat banyak, mulai dari izin di kabupaten/kota, izin di provinsi, hingga izin di kementerian.

“Memang persoalan ini menjadi persoalan besar kita. Regulasi kita ini jumlahnya 42.000 tumpang tindih, yang ini akan kita selesaikan,” imbuhnya.

Sorot : Lumajang Darurat Aids

Untuk menyelesaikan berbelitnya regulasi tersebut, Presiden menuturkan, minggu ini pemerintah akan mengajukan omnibus law ke DPR. Dalam omnibus law tersebut, menurut Presiden ada 74 undang-undang yang akan dimintakan revisinya secara sekaligus.

“Inilah saya kira kalau ini bisa diselesaikan dalam waktu yang cepat oleh DPR, ini akan menjadi sebuah lompatan dalam kita memberikan pelayanan kepada masyarakat, kepada dunia usaha, kepada UKM yang kita harapkan ini akan memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi yang signifikan kepada dunia usaha,” paparnya.

Sorot : Kasus Korupsi Asabri Rp 10 T Jadi Perhatian Prabowo

Dukungan untuk Ibu Kota Baru

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menjelaskan tentang pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur kepada para kader Hipmi. Menurutnya, gagasan pemindahan ibu kota bukanlah sekadar pemindahan lokasi atau fisik gedung.

“Yang kita gagas ini adalah perpindahan mindset, perpindahan pola pikir, perpindahan pola kerja, perpindahan kultur kerja. Sehingga yang kita install, pertama adalah menginstall sistem sehingga orang mengikuti sistem itu. Ini yang ingin kita kerjakan, bukan yang lain-lain,” ungkapnya.

Baca : Investasi Bodong MeMiles Dibongkar Polda Jatim

Sistem baru tersebut misalnya dalam bidang transportasi, di mana Kepala Negara menghendaki agar transportasi massal dan pribadi di ibu kota negara baru nantinya menggunakan kendaraan elektrik dan otonom.

“Saya juga memiliki mimpi besar agar kita ini menjadi ibu kota pertama yang transportasi massalnya, transportasi pribadinya memakai electric vehicle dan autonomous vehicle, semuanya. Sistem ini yang ingin kita bangun sehingga semuanya efisien, semuanya murah,” katanya.

Baca : Mertua Sekda Lamongan Dibunuh

“Saya berharap dukungan penuh dari bapak ibu dan saudara-saudara sekalian, keluarga besar Hipmi, dalam rangka kita tadi, ada sebuah perpindahan, transformasi ekonomi di negara kita menuju ke sebuah peradaban yang lebih baik,” tandasnya. (*)

Anies Baswedan Bakal Dilaporkan Dewi Tanjung Ke Jokowi

 

Relawan Prabowo-Sandi Dibebaskan Meski Bersalah

 

 

Redaksi, Jakarta – Pimpinan Garuda Emas di Nusa Tenggara Barat (NTB), Rendy Bugis Petta Lolo dibebaskan esok hari, Selasa (10/9/2019) lantaran divonis 3 bulan 20 hari.

BACA: Mujahid 212 Bakal Gelar Aksi Didepan Mabes Polri

Hukuman pidana tahanan itu sudah dipenuhi oleh Rendy selama ditahan hingga akhirnya menjalani sidang.
“Nah 3 bulan 2 harinya besok sehingga besok terdakwa pun harus sudah dikeluarin,” ujar Julianto, salah satu kuasa hukum terdakwa kerusuhan 21-22 Mei, usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019), dilansir dari kompas.com.

BACA: ACTA Akan Judicial Review RKUHP Apabila Disahkan

Ia mengatakan, untuk bebas pihak terdakwa hanya tinggal mengurus administrasi.

Menurut dia, putusan hakim dinilai obyektif. Sebab, kliennya memang berada di lokasi kerusuhan kala itu.
Adapun Rendy merupakan salah satu pendukung Prabowo-Sandiaga. Garuda Emas, organisasi yang diikutinya, adalah organisasi relawan pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 itu.

BACA: Sri Bintang Pamungkas Bakal Jatuhkan Jokowi

Selain Rendy, ada pula enam terdakwa lainnya yakni Abdurrais Ishak, Jumawal, Zulkadri Purnama Yuda, Vivi Andrian, Syamsul Huda, dan Yoga Firdaus dibebaskan besok.

Rendy dan terdakwa lainnya dinyatakan bersalah atas kasus dugaan melawan kuasa umum yang sedang menjalankan tugasnya.

Sebab, Rendy dan terdakwa lainnya masih berada di lokasi kerusuhan meski aparat kepolisian telah mengimbau untuk keluar dari lokasi tersebut.

BACA: Oknum Kades Di Pasuruan Hamili ABG

Senada dengan Hamid Jafar yang juga kuasa hukum dari mereka, dia mengatakan, “Selain Rendy, ada pula enam terdakwa lainnya yakni Abdurrais Ishak, Jumawal, Zulkadri Purnama Yuda, Vivi Andrian, Syamsul Huda, dan Yoga Firdaus dibebaskan besok, ” pungkas Hamid ketika dikonfirmasi melaluinWhatsApp-nya.

*Red.

Putri Maruf Dan Istri Sandiaga Bakal Tarung 2020

Redaksi, Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan istri Sandiaga Uno, Nur Asia Uno untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2020 sebagai calon Walikota Tangerang Selatan karena dinilai memiliki kemampuan memimpin.

“Saya telah mengusulkan kepada Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk memajukan Nur Asia Uno sebagai calon Walikota Tangerang Selatan yang akan diusung Partai Gerindra pada Pilkada Tangerang Selatan 2020,” kata Sufmi Dasco Ahmad di Jakarta, Rabu (31/7/2019), dikutip dari tribunnews.

BACA: KGP: Kita Butuh Pemimpin Yang Menjalankan Amanah Proklamasi 1945

BACA: ICW Sorot Tiga Anggota Polri Capim KPK Bermasalah, Polri: Jangan Sebar Fitnah

BACA: Sorot Janda Tua Di Sampit Tidak Dapat PKH

BACA: Jokowi Dan Pansel Capim KPK Dituding Sekongkol

Usulan tersebut bahkan sudah diutarakan kepada Sandiaga Uno.
Alasan mengapa dirinya pertama dijagokan maju di Pilkada Kota Tangerang Selatan karena wilayah tersebut dianggap tidak resisten terhadap pemimpin perempuan.
Selain itu, menurut Dasco, Nur Asia juga memiliki kapasitas dan kapabilitas yang tak diragukan.

Sementara kabar pencalonan anak Wapres terpilih Maruf Amin, Siti Nur Azizah maju dalam Pilkada Kota Tangerang Selatan santer berembus belakangan ini.

Siti Nur Azizah sendiri menyatakan siap berdedikasi di Tangerang Selatan jika masyarakat mendorongnya terjun dalam kontestasi.

“Ya saya kira kalau memang kita diharapkan untuk memberikan dedikasi terbaik kita untuk Banten, saya kira semua putra-putri Banten harus siap,” ujarnya ditemui usai acara Anugerah Banten Maju, di Merdeka Hall Intermark BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (23/7/2019) malam. *(Redaksi)

Sandiaga Uno Menuju Sumatera Barat

Tanggapan Babe

Bintangempat.com, Sumatera Barat – Setelah usai penyelenggaraan Pemilihan Presiden ( PilPres ) dan Pemilihan Legislatif ( Pileg ) baru-baru ini, maka dalam waktu yang tak lama lagi Provinsi Sumatera Barat yang lebih dikenal dengan julukan Ranah Minang Kabau ini, akan bersiap-siap pula untuk menggelar pemilihan Gubernur Priode tahun 2020-2025 yang selama 2 Priode ini dijabat oleh Irwan Prayitno.

Gambar : 3 narasumber ( Eka, paling kiri, H.Ujang, tengah dan Purwanto, kanan. )

Sudah jelas menurut ketentuan yang berlaku Irwan Prayitno tidak bisa ikut lagi dalam pencalonan karena sudah menjabat 2 Priode, sehingga membuka peluang figur lain yang akan meramaikan pencalonan untuk menduduki kursi Sumbar 1 tersebut.

SOROT Bakal Ada Pertemuan Lanjutan Antara Jokowi Dan Prabowo

Berdasarkan informasi yang diterima adapun nama-nama yang sudah mulai dimunculkan antara lain :
Nasrul Abit, Wakil Gubernur Sumbar.
Mahyeldi Ansharullah, Walikota Padang.
Suryadi Azmi, mantan Dirut Bank Nagari Sumbar.
Indra Catri, Bupati Agam.
Riza Fahlevi, Walikota Payakumbuh.

Namun dalam suasana ngobrol sambil ngopi rutin pada hari Rabu 17 Juli 2019 di Restoran Pergaulan Payakumbuh, yang berhasil diwawancarai menyampaikan bahwa ada 2 orang figur seandainya ikut maju dalam pencalonan, diperkirakan akan meraih suara terbanyak dalam pemilihan nantinya.

Terkuak WNA China Diangkut Tiga Truk Mirip Milik TNI Polri

Hal ini disebabkan karena dua sosok figur ini telah lama dikenal masyarakat sampai kepelosok desa karena jalinan silaturahminya selama ini terjaga bahkan bantuan yang diperjuangkannya dapat dirasakan oleh masyarakat banyak.

Seperti yang disampaikan oleh Eka Nova Nasril ( Eka ) seorang Pengusaha Muda di Kota Payakumbuh bahwa apabila ketentuan aturan memperbolehkan izin cuti bagi seseorang yang sedang memegang jabatan, maka tidak diragukan lagi akan memperoleh suara terbanyak nantinya adalah Mulyadi, karena yang bersangkutan ter-uji bahkan sudah 3 kali dipercayakan rakyat sebagai anggota DPR-RI asal Provinsi Sumatera Barat.

Viral Truk Bawa Orang China Juga Bukan Punya Polisi, Lantas Milik Siapa?

“Jadi saya yakin Mulyadi anggota DPR-RI yang juga Ketua DPW Partai Demokrat Provinsi Sumatera Barat itu yang akan menang, karena setiap pelaksanaan Pemilihan Calon Legislatif untuk DPR-Ri Mulyadi ini terus mendapatkan suara yang banyak, ” ucap Eka dengan tatapan serius.

Lain lagi pendapat H.Ujang yang juga seorang Pengusaha, dengan santai mempredeksi apabila Irjen Pol Fakhrizal yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat ikut mencalonkan diri, maka diyakini Fakhrizal yang menang.

Prediksi Habib Rizieq Bakal Calon Presiden 2024

“Saya yakin Fakhrizal yang menang, karena selama menjabat Kapolda Sumatera Barat tentu beliau sudah banyak turun ke Kabupaten/Kota se Sumatera Barat, apalagi nantinya dibantu oleh para Kapolres, Kapolsek, Babinkamtibmas dan seluruh Keluarga Besar Kepolisian se Sumatera Barat, yah saya yakin pak Fahrizal yang menang, ” sela H.Ujang dengan senyum khasnya.

Seorang pensiunan PNS yang juga pernah aktif sebagai Pemain sekaligus Pelatih Persepak-bolaan dikota ini, juga menilai 2 sosok tersebut yang akan bersaing untuk terpilih menjadi Gubernur Sumbar nantinya. “Figur keduanya sudah teruji bang, tinggal lagi siapa yang akan jadi Calon Wakilnya” ulas Purwanto.

TNI Latih PBB 

Seperti berita yang pernah diterbitkan media ini beberapa hari yang lalu, nama Sandiaga Uno juga sangat populer dibesar-besarkan untuk menuju kursi Sumbar 1, namun masih diragukan apakah memang Sandiaga berkenan jadi Gubernur Sumatera Barat? Semua itu tentu terpulang kepada Sandiaga dan Partai Pendukungnya serta massa pemilih nantinya.

( DS )

 

Merasa Dijebak Relawan Prabowo-Sandi Marah

Video Merasa Dijebak Relawan Prabowo Ngamuk

 

BintangEmpat.Com, Jakarta Acara konsolidasi pendukung Prabowo-Sandi yang diadakan di D’Hotel Jakarta mendadak berakhir ricuh akibat pernyataan sikap yang menyampaikan selamat bekerja kepada Jokowi-Ma’ruf. Pendukung Prabowo yang hadir sempat ngamuk dan meminta pertanggungjawaban pembuat acara.

Gus Ali (Baju Coklat), Anhar (Baju Puti bermotif).

 

Setelah didesak Gus Ali, Gus Ali menanyakan siapa penanggung jawab acara ini, dan mereka saling lempar.

Video Sandiaga Uno Sebut Cari Format Rekonsiliasi

 

Akhirnya muncul penanggung jawab acara bernama Anhar. Dia menjelaskan, dalam pernyataan yang dibacakan oleh salah satu relawan yang akhirnya memicu kerusuhan, merupakan pernyataan yang sama dengan Sandi yang mengucapkan selamat pada Jokowi-Ma’ruf.

“Kami bersama para relawan yang hadir kami memang di dua belah pihak karena memang yang pertama di satu sisi mendukung terhadap statement-nya Bang Sandi yang mana Bang Sandi mengucapkan selamat bekerja kepada Pak Kiai,” ujar Anhar di D’Hotel tempat konsolidasi berlangsung, Jakarta, Selasa (2/7).

Video Sandiaga Sebut Selamat Itu Budaya Barat

 

Namun, ternyata pernyataan selamat itu menuai protes relawan yang hadir, hingga akhirnya berakhir ricuh. Para pendukung bersikeras tetap berada di barisan yang tak menerima dengan kemenangan Jokowi-Ma’ruf.

“Akhirnya yang jelas berbagai dua pandangan yang kita himpun menjadi satu sehingga mereka memutuskan pernyataan yang ada di dalam tadi memang harus dibatalkan karena memang tidak sesuai dengan hati nurani mereka,” ungkapnya.

Dia menjelaskan acara ini merupakan hasil dari kolaborasi Seknas Prabowo-Sandi dan relawan. Dia mengaku menjadi salah satu inisiator acara ini, sehingga siap bertanggung jawab.

“Karena memang sepenuhnya kegiatan ini adalah kolaborasi ada ide dari saya sendiri juga, maka saya mengatakan saya siap bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan ini,” ucapnya.

Sebelumnya Gus Ali mencurigai ada aliran dana 10 juta untuk acara itu, dia mengatakan kepada Anhar, ” Selama kamu tidak jujur pada kami, bahwa saya (Anhar) menerima duit sepuluh juta dari Sifulan untuk acara ini maka kami anggap selesai “.

Baca Juga : Guru Ngaji Tewas Dibacok Kakak Ipar

Gus Ali Menjelaskan, ada empat delik perkara kepada Anshar, ” Pertama Kamu (Anhar) tidak ijin, kedua pencemaran nama baik karena nama kami dicatut, ketiga menimbulkan ketidaknyamanan dan perusakan hotel, ” lungkas Gus Ali.

*Redaksi

 

Pendukung Prabowo Sandi Ngamuk Karena Ucapkan Selamat Bekerja Kepada Jokowi

Video Relawan Ngamuk

 

BintangEmpat.Com, Jakarta – Sebuah undangan untuk konsolidasi pendukung Prabowo-Sandi usai putusan MK beredar di media sosial. Para pendukung yang didominasi oleh emak-emak pun hadir, termasuk media .

Diakhir acara, salah seorang relawan membacakan sikap usai putusan MK. Dalam pernyataan yang dibacakan, tertulis kalimat yang menyatakan selamat ke Jokowi-Ma’ruf.

Video Sandiaga Uno Sebut Rekonsiliasi

 

“Kami dari koalisi Prabowo-Sandi memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat bekerja kepada presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024,” ucap salah seorang relawan di D’Hotel Jakarta, Selasa (2/7).

Hal ini sontak mengundang kemarahan pendukung Prabowo yang hadir. Mereka secara kompak melontarkan penolakan atas ucapan tersebut.
“Tolak.!! Tolak..!!” teriak pendukung sambil menunjukkan tangan bentuk simbol X.

Bahkan, spanduk yang menjadi latar belakang acara dicopot dan dilempar oleh relawan. Mereka terus menerus menyerukan penolakannya atas kalimat tersebut.

Salah seorang relawan bernama Al Fakir Gus Ali menyebut tak setuju dengan pernyataan itu. Menurutnya, hal tersebut menggiring opini para pendukung Prabowo-Sandi untuk mengucapkan selamat ke Jokowi-Ma’ruf.

“Kami mendapat broadcast undangan, saya sudah curiga saya menanyakan kepada panitia siapa penanggung jawabnya, tidak ada yang berani, saling lempar tanggung jawab,” ujar Gus Ali.

Para pendukung kemudian terus menyerukan penolakannya. Mereka meminta pertanggung jawaban panitia. Mereka juga berteriak meminta absen dari acara tersebut. Namun si pembaca pernyataan mengaku tak tahu siapa yang berinisiatif membuat acara ini.

Para pendukung menyerukan bahwa dirinya merasa terjebak dengan acara ini. Mereka juga menyebut mencabut pernyataan yang memberikan selamat ke Jokowi. Mereka dengan tegas menolak naiknya Jokowi-Ma’ruf sebagai presiden dan wakil presiden terpilih.

 

*Sumber Redaksi

 

Akhirnya Sandiaga Uno Ucap Selamat Ke Jokowi-Maruf

Video Sandiaga Uno Sebut Ucapan Selamat Itu Budaya Barat

 

 

BintangEmpat.Com, Jakarta – Menanggapi Hasil Putusan Mahkamah Konstitusi dan Penetapan KPU akhirnya Sandiaga Uno ucapkan selamat dalam videonya, dicuplik ada ucapan, “…Selamat Bekerja…”

Video Sandiaga Uno Ucap Selamat Ke Jokowi

 

Berikut adalah kutipan yang diambil dari Instagram (IG) Sandiaga Uno, begini tulisnya, 20 jam yang lalu atau Minggu malam 30 Juni 2019.


” Dalam setiap Pemilihan Umum pasti ada yang dipilih, ada yang belum terpilih. Kami memahami bahwa yang belum terpilih, atau yang tidak dinyatakan sebagai pemenang tentu ada rasa kecewa. Saya ingin mengajak seluruh pendukung paslon 02, dan mengajak seluruh rakyat Indonesia memaknai kekecewaan itu sebagai wujud kesungguhan dalam mencintai negara dan bangsa kita. Karena kita sungguh-sungguh ingin berperan dalam membangun dan memajukan bangsa, maka wajar saja kalau kita kecewa “.

SOROT KPU Tetapkan Jokowi-Maruf Presiden Terpilih, Prabowo-Sandi Tidak Ucap Selamat

” Oleh sebab itu, marilah kita jaga energi positif dan niat luhur itu. Perjuangan kita tidak berhenti sampai disini. Perjuangan memajukan bangsa dan negara, tidak harus selalu dilakukan dari dalam struktur pemerintahan. Ikhtiar untuk mewujudkan cita cita kemerdekaan, mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia dapat dilakukan dengan banyak cara “.

” Setelah keputusan ini, saya harap seluruh komponen bangsa harus kembali bersatu, bekerja sama bahu membahu untuk memajukan bangsa ini. Perbedaan pilihan politik tidak harus membuat kita bermusuhan. Kekecewaan pada diri kita oleh sebab apapun tidak harus membuat kita berhenti berjuang bagi kepentingan bangsa dan negara “.

*Red

KPU Tetapkan Jokowi-Maruf Presiden Terpilih, Prabowo-Sandi Tidak Ucap Selamat

 

Video Sandiaga Uno Sebut Ucapan Selamat Budaya Barat

 

 

BintangEmpat.Com , Jakarta – Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin resmi ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Penetapan tersebut berdasarkan hasil rapat pleno yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU).

BACA Hakim MK Anwar Usman Diperiksa KPK

Pembacaan penetapan Jokowi-Ma’ruf sebagai presiden-wapres terpilih dibacakan Ketua KPU Arief Budiman di kantornya, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019). Jokowi dan Ma’ruf turut hadir dalam pleno terbuka ini namun Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tidak hadir.

Ketua KPU Arief Budiman menyebutkan Keputusan KPU RI Nomor 1185/PL.01.9_KPT/06/KPU/VI/2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilihan Umum Tahun 2019. Keputusan itu menimbang, mengingat, dan memperhatikan keputusan KPU, putusan MK, dan Berita Acara Nomor 152/PL.01.9-BA/06/KPU/VI/2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilu 2019 tanggal 30 Juni 2019.

BACA Empat Pelaku Pembunuhan Anggota TNI Ditangkap

“Menetapkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019, Nomor Urut 01, saudara Ir H Joko Widodo dan Saudara Prof Dr HC KH Ma’ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 85.607.362 suara atau 55,50% dari total suara sah nasional sebagai Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode Tahun 2019,” kata Ketua KPU Arief Budiman.

“Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, ditetapkan di Jakarta tanggal 30 Juni 2019,” kata Arief.

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno

Terpisah, hingga sampai saat ini, belum ada ucapan selamat dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kepada Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, yang memenangi Pilpres 2019. Sandi menyebut ucapan selamat seperti budaya Barat.

BACA Anggota TNI Tewas Dikeroyok Orang Berbadan Kekar

“Kami sudah menghormati putusan MK kemarin dan ini sudah tingkatan yang paling tinggi bahwa kita menghormati prosesnya dan selamat-selamat itu kan kayak budaya Barat ya. Di dalam kontestasi kita, setiap kali ketemu kita cipika-cipiki, selama debat kemarin kita selalu mengucapkan kata-kata yang baik, jadi nggak ada masalah,” kata Sandiaga Uno di JCC, Minggu (30/6/2019).

Sandiaga bingung ucapan selamat apa yang harus disampaikan kepada Jokowi. Menurutnya, budaya mengucapkan selamat tidak keindonesiaan.

“Kalau kita mau selamat, selamat apa? Selamat kerja, selamat menempuh hidup baru. Ini budaya-budaya yang bukan keindonesiaan menurut saya,” sebut Sandiaga.

Video Wanita Katholik Masuk Masjid Bawa Anjing Nyaris Di Massa

 

 

Sandiaga menegaskan menghormati keputusan MK jauh lebih tinggi maknanya ketimbang sekadar ucapan selamat. “Kita sudah menghormati dan memberikan kesempatan itu sudah jauh lebih tinggi makamnya,” sebut Sandiaga.

“Dan menurut saya, untuk presiden sendiri, ini masa-masa yang menurut saya sangat strategis untuk mengembangkan ekonomi kita karena keadaan ekonomi seperti kita lihat belum terlalu memberikan hasil yang menggembirakan,” pungkas dia.

*Red

Pertahankan Baliho Prabowo-Sandi, Polisi Pilih Mundur

 

Bintangempat.com, Jawa Barat – Limus Pratama Regency merupakan salah satu hunian di Narogong, Bekasi, Jawa Barat. Kawasan ini dikenal sebagai kawasan industri, namun dengan perbaikan infrastruktur yang terus dilakukan oleh pemerintah, kini Narogong bergeliat menjadi kawasan hunian dan komersial . Ini terlihat dari semakin banyaknya pengembangan baru di sepanjang jalan Narogong.

Baca Pungli Di Samsat Ponorogo Dan Madiun

Namun ada kejadian yang menarik perhatian publik, dimana warga Komplek Limus Pratama Regency menolak Baliho ucapan terima kasih atas berjalannya pemilu dan ucapan terima kasih telah memilih Prabowo Sandi sebagai Presiden dan wakil Presiden 2019 – 2024 diturunkan oleh petugas Bawaslu setempat, 29 April 2019.

Menurut Maidah, warga komplek perumahan Limus Pratama Regency, yang juga ikut patungan swadaya pembuatan Baliho Raksasa itu merasa kecewa, “Jelas saya sakit hati jika Baliho itu di turunkan”.

” Pukul 17.00, saya ikut mediasi bersama kapolsek, Bawaslu dan Babinsa, alasan harus dicopot adalah melanggar aturan reklamasi, sebuah alasan yang dibuat-buat karena selama inipun kami pasang disana sebelumnya tidak pernah jadi masalah, ” ucapnya kecewa.

Sekira pukul 18.00 wib, warga masih bertahan, sebagian bergantian shalat Magrib. Warga masih bertahan agar Baliho tidak diturunkan, ” Karena Baliho ini tidak melanggar undang-undang, ” imbuh Maidah.

” Baliho Raksasa ini adalah ucapan terima kasih atas berjalannya pemilu dan ucapan terima kasih telah memilih Prabowo Sandi sebagai Presiden dan wakil Presiden 2019 – 2024, apa yang salah? ” tanya dia.

Hingga malam hari, warga terus berdatangan dan berkumpul di bawah baliho. Melihat reaksi warga yang terus berdatangan, pihak Polisi memilih mundur guna menghindari bentrok dengan warga. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau pernyataan resmi dari pihak Kepolisian, Babinsa, Bawaslu serta pihak-pihak yang bertanggung-jawab.

*Siwa.