Arsip Tag: TNI

Polrestro Bekasi Kota Bhakti Sosial Polri Peduli Covid-19

 

Foto: Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Alfian Nurrizal., SH., SIK., M.Hum, mendatangi warga dengan membawa gerobak sembako

BintangEmpat.Com – Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Alfian Nurrizal, bersama dengan Kapolsek Bekasi Timur Kompol Suyoto dan Wakapolsek Bekasi Timur Akp Hotman Hutajulu, melakukan kegiatan gerakan Bhakti Sosial Polri Peduli Covid-19.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut :

-. Wakapolres Metro Bekasi Kota
-. Kapolsek Bekasi Timur
-. Kasipropam Polres Metro Bekasi Kota
-. Wakapolsek Bekasi Timur
-. BhabinKamtibmas Kel.Bojong
-. Babinsa Kel.Bojong
-. Ketua RW 03
-. Ketua RT 08

Baca: Kecelakaan di Medan Mobil Saling Tindih

Wakapolres Metro Bekasi Kota melakukan kegiatan gerakan Bhakti Sosial Polri Peduli Covid-19, memberikan bantuan sembako dari sinergritas TNI-POLRI dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

“Bhakti Sosial pada pagi hari ini ditujukan kepada para warga yang kurang mampu yang masuk dalam wilayah Slum Area Bojong RawaLumbu di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota yang kita harapkan dapat membantu meringankan beban dari para warga yang kurang mampu yang terkena dampak dari virus Covid-19”, terang Alfian, (Wakapolres Metro Bekasi Kota).

Polri dalam hal ini terus memberikan himbauan kepada masyarakat akan pentingnya tidak melakukan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang karena virus Covid-19 ini dapat menyebar dengan mudah melalui orang perorang.

Foto: Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Alfian Nurrizal., SH., SIK., M.Hum, memberikan bantuan kepada warga dengan kelembutan hati.

Wakapolres Metro Bekasi Kota meminta do’a dari masyarakat agar wabah Covid-19 ini segera berakhir dan dapat menjalankan aktivitas seperti biasa kembali dan semoga kita semua dalam lindungan Tuhan Yang Mana Esa.

Kegiatan itu disambut dengan antusias warga, pasalnya Polisi dan TNI hadir dengan kelembutan hati ditengah sulitnya pandemik.

Lihat Youtube kami

 

“Kami sangat berterimakasih atas bantuan Polisi dan TNI, mereka hadir disaat kita membutuhkan,”, kata seorang ibu (warga) yang tidak mau disebutkan namanya.

Dia memuji sikap polisi yang ramah. “Polisinya ramah dan cakep”, imbuhnya, (15/5/2020).

*Red.

 

Diduga Salah Paham Puluhan Oknum TNI Aniaya Polisi

Dipicu Salah Paham Diduga Puluhan Oknum TNI Aniaya Polisi dan Hancurkan Mapolsek Pahae

Pungutan Liar Di Samsat Disorot LBH PETA

BintangEmpat.Com – Diduga salah paham antara anggota TNI dan Personil Mapolsek Pahae Julu berujung penganiayaan dan penghancuran Kantor Mapolsek Pahae Julu Kabupaten Tapanuli Utara.

Kronologis kejadian yang dihimpun Kamis (27/2/2020) sekira pukul 08.00 Wib, Kapolsek Pahae Julu AKP. Ramot.S Nababan,SH, Aipda David Simatupang dan Brigadir Dodi Sianturi mengatur arus lalu lintas, karena ada kemacetan diakibatkan terbaliknya 1 ( satu ) unit truk fuso ditengah jalan.

Jemput Paksa Anak Kiai Cabuli Santri, Polisi Dihalangi

Kapolsek coba menelepon crane untuk mengevakuasi truk fuso yang terbalik tersebut, tidak beberapa lama crane tersebut datang dan mengevakuasi truk tersebut, kemudian personil polisi tersebut kembali mengatur arus lalu lintas.

Mengantisipasi kemacetan tersebut maka diberlakukan jalur 1 ( satu ) arah, tidak beberapa lama melintas 1 ( satu ) unit mobil Avanza warna Hitam mengambil jalur berlawanan, personil polisi coba menghampiri mobil tersebut dan bertanya.

“ Bapak mau keman “.

kemudian salah seorang penumpang mobil berpakaian tentara turun dan berkata.

“Kau tidak sopan ngomong ya, aku Komandan Kompi ‘danki’ “ sambil mencekik AKP Ramot dan dilanjutkan menampar kepalanya.

Kongkalikong Oknum Kades, Mulai Hamili Warganya Hingga Penjarakan Wartawan

Usai itu oknum tentara tersebut berjalan berdampingan dengan korban dan korban menjelaskan bahwa personil polsek dan masyarakat sudah susah payah untuk mengatur lalu lintas.

Kemudian oknum tentara tersebut kembali mengatakan, “ Kau ngomong masa nggak sopan “, merasa kesal korban berkata “ kulapor kau nanti, masyarakat ini saksi “,

Seketika oknum tentara tersebut hendak memukul kembali Ramot, Brigadir Dodi dan Serka Gozali menarik oknum tentara tersebut keatas dengan tujuan untuk mengamankan karena sudah dikejar massa, yang pada saat itu berkata, “ Sini kau, Kami udah capek“. akhirnya oknum tersebut pun pergi.

Modus Umum Para Oknum Polisi Menggali Tambang Duit

Sekitar pukul 13.00 Wib, Ipda Bangun Siregar dan Aiptu Velberik Sitompul berangkat dari Polsek Sipirok menuju Polres Tapanuli Utara (Unit Laka Lantas) di Tarutung guna mengurus santunan jasa raharja dari Keluarga Kapolsek Sipirok AKP Hermasnyah.

Tepat pukul 14.00 Wib korban terjebak macet di Jalinsum Sipirok – Tarutung, tepatnya Desa Pangaloan Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara.

Pelaku Pembunuhan Mertua Sekda Lamongan, Leher Ditusuk Tiga Kali

Melihat keadaan macet, Velberik turun dari mobil hendak melihat penyebab kemacetan dan begitu turun , korban melihat dari arah Tarutung adanya 2 (dua) orang Anggota Polri (berpakaian dinas dan berpakaian preman) berlari menuju arahnya menanyakan “Kenapa Lae” namun kedua personil tersebut tidak menjawab dan terus berlari.

Tiba – tiba dari arah yang sama Ramai datang anggota TNI – AD berpakaian dinas dan preman dengan membawa senjata laras panjang dengan berlari dan langsung melakukan penganiayaan terhadapnya, secara membabi buta.

Bangun Siregar, teman korban yang berada dalam mobil dipaksa keluar lalu dipukuli secara membabi buta sehingga terjatuh.

Dugaan Pungli Dinas Pendidikan Paluta

Tidak berapa lama datanglah anggota TNI – AD (Bhabinsa Pahae Jae Marga Harahap) yang lain, yang mengenal korban dan segera melerai serta menyelamatkan kedua korban sambil mengatakan “orang ini dari Sipirok” sehingga para pelaku berhenti memukuli kedua anggota Polri. Kedua korban pun langsung dilarikan Babinsa tersebut kerumah bidan terdekat.

Lihay Yoitube Kami

Data yang dihimpun yang menjadi korban diantaranya :

  1. AKP. Ramot S. Nababan, SH ( Kapolsek Pahae Jae ), mengalami rasa sakit pada pipi sebelah kiri.

  2. Ipda. Bangun Siregar ( Kapos Lantas Polsek Sipirok Polres Tapsel), mengalami luka memar dan bengkak di mata sebelah kanan dan mengeluarkan darah, rasa sakit pada rahang sebelah kanan .

  3. Aiptu Velberik Sitompul ( Anggota Sat Lantas Polres Tapsel ), mengalami luka pada pelipis sebelah kanan.

Virus Corona, Arab Saudi Stop Umrah

  1. Aipda David Marganti Simatupang ( Brigadir Polsek Pahae Jae ) mengalami sakit pada pergelangan kaki sebelah kanan, luka benjolan dibelakang telinga sebelah kanan.

  2. Brigadir Dodi B. Sianturi, SH ( Brigadir Sat Sabhara Polres Taput ), mengalami luka gores pada tangan sebelah kiri, luka gores pada punggung sebelah kiri. 6. Edi Susanto, Lk, 30 tahun, wiraswasta, Islam, Tap. Selatan (supir /pengemudi).

  3. Ricardo Loves Sitompul (Brigadir Polsek Pahae Jae), mengalami rasa sakit pada bagian perut.

Kantor Polsek Pahae Jae kaca pecah-pecah dan seluruh perlengkapan kantor hancur hingga isi ruangan.

Menurut warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut, puluhan oknum TNI yang melakukan penganiayaan dan pengrusakan berpakaian dinas lengkap membawa senpi laras panjang dan berpakaian preman berkisar 20 orang.(RED/KTN).

Janda Dengan Dua Anak Lumpuh Dan Buta Kisahnya Menyayat Hati

(*)

 

Ngaku Anggota TNI Pemburu Janda Dibekuk Polisi

 

Lihat Youtube kami

BintangEmpat.com – Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto membekuk seorang pria yang mengaku sebagai anggota TNI yang menipu dan kencani 5 janda.

Jasad Balita Ditemukan Tanpa Organ Tubuh

Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Ipda Prima Andre Rinaldo Azhar mengatakan, pelaku adalah seorang TNI gadungan bernama Kusnan Ghoibi (29), warga asal Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Pelaku ini memburu dan menyasar para janda.

Dua – Tiga Bulan Polisi Prestasi Akan Diangkat Kapolda

“Pelaku mengaku ke para korban sebagai anggota Kopaska TNI AL di Lantamal V Surabaya. Dia meyakinkan korban dengan memasang foto berseragam TNI AL di Instagram. Padahal sehari-hari ia bekerja sebagai kuli bangunan,” kata Andre, Kamis (13/2/2020).

Natalius Pigai: Hasto Batasi Hak Politik Saya

Aksi pelaku terbongkar saat pelaku berkencan dengan seorang janda yang juga dosen asal Kota Surabaya. Pelaku dan janda itu berkencan di Vila Jati Pacet, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

PT Mpoin Ditutup, Ini Yang dilakukan Polisi

Andre menambahkan, setelah berkencan, pelaku membawa kabur barang milik korban mulai dari handphone, uang Rp 400 ribu dan satu unit motor Honda Beat.

Modusnya, pelaku membawa kabur barang berharga korban dengan alasan keluar untuk membeli makan.

Propam Tarik Empat Senpi Polres Lumajang

“Korban mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Korban terlena karena mendapat janji akan dinikahi oleh pelaku,” terangnya.

Masih kata Andre, korban yang sadar ditipu oleh pelaku, kemudian melapor ke Mapolres Mojokerto pada Rabu (5/2/2020).

Insiden Berdarah Kongres V Partai Amanat Nasional Diwarnai Lempar Kursi

Dari laporan itu, Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap pelaku di tempat kosnya di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Rabu (12/2/2020).

“Hasil dari pengembangan kami, korban tipu daya tersangka pelaku sebanyak lima orang dan semuanya janda,” tandasnya.

Peringkat Kepuasan Publik Terhadap Polri Dan TNI

Selain menangkap pelaku, Tim Unit Resmob juga menyita satu stel baju loreng, sepatu TNI, jaket loreng, rompi bertuliskan Kopaska TNI AL, dua ponsel milik pelaku dan korban, ATM milik korban serta motor Honda Vario milik korban.

(den/gan)

Peringkat Kepuasan Publik Terhadap Polri Dan TNI

Foto: CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali

BintangEmpat.Com – Lembaga Survei Alvara Research Center merilis data kepuasan publik terhadap kinerja lembaga negara di 100 hari kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Berdasarkan survei Alvara pada Agustus 2019, KPK berada di posisi kedua tertinggi, sedangkan pada Februari 2020 mereka berada di peringkat kelima.

Duuh… Dandim 0824 Jember Datangi Polres Jember

“Bila dibandingkan dengan survei Agustus 2019 terdapat penurunan yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) turun dari peringkat 7 ke peringkat 8,”

Sementara itu posisi pertama diduduki oleh TNI dengan tingkat kepuasan 85,2 persen. “Posisi kedua duduki Polri dengan tingkat kepuasan 72,7 persen” , papar CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali melalui keterangan tertulis, Rabu (12/2/2020).

BintangEmpat.Com Laporkan Korupsi Ke Polda Jatim

Posisi ketiga dan keempat masing-masing diduduki Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK) dengan tingkat kepuasan masing-masing 72,7 persen dan 72,4 persen.

Polisi Terbitkan SP2HP Soal Kasus Bupati Lumajang

Sedangkan peringkat ketujuh hingga kesebelas diduduki oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) (65,3 persen), KPU (63,3 persen), Partai Politik (60,8 persen), MPR (60,2 persen) , dan DPR (53,7 persen).

“Peringkat terbawah masih ditempati oleh lembaga lembaga legislative (DPR, MPR), dan Partai Politik,” ujar Hasanuddin Ali.

PT Mpoin Ditutup, Ini Yang dilakukan Polisi

Untuk diketahui, survei ini didasarkan pada hasil survei yang dilakukan Alvara pada akhir Januari hingga awal Februari dengan 1.000 responden dan margin error 3,16 persen, serta Tingkat Kepercayaan 95 persen.

Adapun data diperoleh melalui wawancara tatap muka yang dilakukan dengan multistage random sampling di 13 provinsi Indonesia. (Sela).

Modus Umum Para Oknum Polisi Menggali Tambang Duit

Salah Paham Oknum TNI Dengan Polisi Sempat Cabut Pistol

Lihat videonya

BintangEmpat.Com- Jumat, tanggal 7 Februari 2020 pukul 08.00 wita, Personil Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) dipimpin oleh KBO Sat Lantas IPDA Naufal Arya, melaksanakan patroli hunting system di wilayah pusat pertokoan Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, bersama 3 personil yaitu Briptu Tasmin, Bripka Ishak, Bripda Agus Salim.

Sekira pukul 09.00 wita, KBO Sat Lantas bersama 3 anggota mendapati 7 orang pelanggar lalulintas yang melawan arah, petugas melaksanakan penindakan berupa tilang dan salah satu dari pelanggar tersebut adalah anak dari Danramil Pamboang, Bayu Nugroho.

Dua Tahun Idap Tumor Ganas Kapolres Jember Ulurkan Tangan

Kemudian yang disita adalah 5 STNK, termasuk anak Danramil Pamboang dan 2 Unit BB Sepeda Motor, setelah itu Bayu Nugroho menelpon orang tuanya, Danramil Pamboang Kapten Inf. Purwantoro dan memberikan telpon tersebut ke IPDA Naufal.

“Kami sudah tilang komandan nanti kita selesaikan di kantor supaya tidak kelihatan tebang pilih kepada masyarakat”,  kata Ipda Naufal Arya kepada Kapten Inf Purwantoro dalam percakapannya.

Bapak Sekap Anak Kandung Di Kandang Ayam Gegerkan Kota Jember

Pada saat perjalanan pulang setelah melaksanakan  penindakan pelanggaran lalulintas,  tepatnya di lampu merah Pusat Pertokoan Kabupaten Majene, Ipda Naufal dan Danramil Pamboang berpapasan dan menyuruh Ipda Naufal menepi kepinggir jalan didepan counter HP Yogi Celluler.

Pemda Bali dan Kementan Tangani Kasus Kematian Babi

Sempat terjadi aksi dorong, kemudian Ipda Naufal, Bripda agus salim dan Danramil  menepi. Ipda Naufal menjelaskan kepada Danramil tentang kejadian sebenarnya, kemudian Danramil mengerti dan setelah itu Danramil menelpon anaknya.

“Kamu bikin malu saya”, kata Kapten Inf Purwantoro kepada anaknya melalui seluler.

Aksi sempat memanas, saat Ipda Naufal berbicara dengan Danramil, tiba-tiba datang 2 orang oknum anggota TNI menggunakan sepeda motor dan beberapa menggunakan Kendaraan mini bus Xenia, Warna Hitam, langsung mendekati Ipda Naufal dan marah-marah.

Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Jokowi: Saya akan bilang tidak

Serta salah satu oknum TNI  mencabut senjata api  milik Ipda Naufal.

Selanjutnya Danramil memisahkan dan melerai serta mengamankan senjata api milik Ipda Naufal dan kemudian menyerahkan kepada Ipda Naufal.

Alasan Gangguan Jiwa Polisi Bebaskan Tersangka Penganiayaan

Kemudian pada saat bersamaan Ipda Naufal dan Danramil memberikan pemahaman atau penjelasan kepada beberapa oknum TNI tentang kejadian  yang sebenarnya, selanjutnya setalah dipahami oleh oknum TNI tersebut dan Ipda Naufal bersama beberapa anggota Sat Lantas saling berjabat tangan dan saling memaafkan serta bersepakat persoalan tersebut telah selesai. (Red).

Sumber video: Bhary.

 

Sungai Jompo Meluap Warga Kawatir Banjir

Lihat Videonya

BintangEmpat.Com – Aliran sungai Jompo yang ada di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, tiba-tiba meluap dengan membawa sampah kayu.

Curah hujan dengan durasi yang lama membuat debit sungai tersebut naik, dipirkarakan ada 15 rumah dibawah pemukiman yang sangat rendah, air masuk ke rumah warga sekitar 15 cm. Hujan sejak pukul 16.00 Wib hingga malam hari.

Sejumlah Polisi, TNI dan petugas BPBD Jember dikerahkan untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

Melihat itu, Kapolres Jember mengambil langkah cepat sebelum terjadi banjir, dengan mendirikan posko untuk memantau jika sewaktu-waktu banjir datang.

Detik-detik Banjir Bandang Terjang Sungai Kalijompo

“Kita buatkan pos pantau, jika banjir datang maka warga akan cepat dievakuasi guna menghindari korban nyawa” , terang Kapolres Jember, Alfian Nurrizal. Sabtu (1/2/2020).

Pemilik Akun FaceBook Sebut ‘Kodok Betina’ Ditangkap Polisi

Hingga malam ini, Kapolres bersama jajarannya, TNI dan BPBD Jember, masih dilokasi sambil membantu membersihkan rumah warga.

Kapolres berpesan kepada warga agar tetap waspada. “Kami mohon kerjasamanya warga, agar tetap waspada” , pungkas Alfian sambil mendoakan keselamatan warga.

WHO Tetapkan Status Gawat Darurat Virus Corona

Slamet (46) warga yang terdampak luapan air sungai Jompo, sangat berterimakasih kepada pemerintah, pasalnya tanpa diminta mereka sudah datang. “Kami berterimakasih atas perhatiannya kepada pemerintah, TNI, Polisi, dan semuanya” , ucap Slamet sambil meminta selfi kepada petugas. (*)

TNI Luncurkan Pesawat Intai Di Natuna

Pangkogabwilhan I Kembali Pantau Situasi Laut Natuna Melalui Udara

Natuna – Sejak melaksanakan gelar operasi pengamanan di wilayah Laut Natuna Utara beberapa waktu lalu akibat dari pelanggaran wilayah oleh kapal-kapal ikan asing,  Panglima Komando Gabungan Wilayah I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudho Margono, S.E., M.M., kembali melakukan pemantauan lewat udara wilayah perairan Laut Natuna Utaradan sekitar, Jumat (10/1/2020).

Sentuhan Alfian Kepada Evi Pengidap Tumor Ganas

Dengan menggunakan pesawat Intai Maritim Boeing 737 AI-7301 TNI AU dari Skadron 5 Pangkalan Udara Sultan  Hasanuddin Makassar, Pangkogabwilhan I masih memantaumelalui udara, sekitar 30 kapal ikan asing yang masih berada di perairan Indonesia wilayah Laut Natuna Utara.

Ada Apa KPU di KPK?

Menindaklanjuti hasil pantau tersebut Pangkogabwilhan I, memerintahkan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yaitu KRI Karel Satsuit Tubun (KST) 356, KRI Usman Harun (USH) 359, KRI Jhon Lie 358 untuk menuju koordinat kapal-kapal asing yang di deteksi.

Lihat Youtube KPK OTT KPU

 

Laksdya TNI Yudho Margono menginstruksikan unsur di laut untuk melakukan langkah-langkah pengusiran terhadap kapal-kapal ikan tersebut untuk keluar dari wilayah laut Indonesia hingga keluar dariZona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia.

KPK Tetapkan Enam Tersangka OTT Di Sidoarjo

Bentuk operasi yang dilakukan adalah seperti pelaksanan pengusiran sebelumnya yaitu secara persuasif, komunikasi dengan coast guardnya, supaya memberitahu kapal-kapal ikannya untuk keluar dari ZEE, tetapi apabila tetap tidak keluar meninggalkan perairan Indonesia maka dilaksanakan penegakkan hukum, kapal-kapal tersebut ditangkap dan diproses secara hukum.

Rakernas PDI-P Prabowo Disambut Istimewa Oleh Megawati

TNI Luncurkan Pesawat Intai Di Natuna

Masih terdapat sejumlah kapal di luar ZEE kurang lebih 5 sampai dengan 10 mil dibatas luar ZEE, maka KRI akan tetap disiagakan operasi patroli laut dan pesawat udara perairan Laut Natuna hingga ZEE untuk mengantisipasi kapal-kapalasing tersebut memasuki wilayah perairan Indonesia lagi. *(Puspen TNI).

Cegah Banjir Kapolres Jember Survey Sungai

Rapat koordinasi bencana

Jawa Timur – Menyikapi potensi bencana alam yang disebabkan cuaca ektrem yang terjadi belakangan ini. Kepala Kepolisian Resort Jember AKBP. Alfian Nurrizal, S.H,S.I.K M.Hum meminta seluruh Jajarannya agar siap dan tanggap dalam merespon setiap kejadian yang diakibatkan bencana alam.

Kesiapan tindak lanjut aksi tanggap darurat, Rabu Siang ( 08/01/2020), Kapolres Jember mengingatkan pentingnya koordinasi antar lembaga maupun pihak terkait bukan hanya kesiapan personil saja, tetapi menyangkut peralatan, sarana dan prasarana penanggulangan bencana maupun logistik pendukungnya.

Kapolres Jember rapat koordinasi bencana banjir di Mapolres Jember, gandeng Basarnas, TNI dan pihak terkait.

“ Meminimalisir resiko dampak bencana menjadi tugas bersama, masyararakat juga perlu di ajak melakukan pencegahan dini terhadap potensi bencana di Kabupaten Jember. Rencananya Kita akan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam”, Kata Kapolres saat ditemui sebelum memimpin Rakor Bersama BPBD Jember di Ruang Loby Mapolres.

KPK OTT Bupati Sidoarjo

Usai digelar Rapat Koordinasi, tak berselang lama Kapolres Jember bergerak melakukan survey lapangan terhadap lokasi rawan banjir di Wilayah Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari, Jember. Didampingi Unsur Muspika Kecamatan Bangsalsari dan perangkat desa, Kapolres Jember turun langsung menyisir sungai yang rawan bencana.

“ Tentunya disini Kami ingin memantau langsung kondisi sungai-sungai yang rawan banjir, sehingga masyarakat bisa lebih waspada”, Ujar Kapolres.
Pihaknya menghimbau masyarakat tetap waspada dengan potensi bencana. “ Bila sedang beraktifitas di luar rumah dan hujan lebat, cari tempat aman yang jauh dari ancaman pohon tumbang”, tuturnya.

500 Kapal Nelayan Siap Bantu TNI Amankan Laut Natuna

Lebih lanjut Kapolres meminta masyarakat yang bermukim di tepi sungai atau lereng- lereng, bila sudah diketahui terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi dalam waktu lama maka segera lakukan evakuasi secara mandiri.
( [email protected] Polres Jember)

Kapolres Jember Rangkul Janda

 

500 Kapal Nelayan Siap Bantu TNI Amankan Laut Natuna

500 Kapal Besar Nelayan Siap Bantu TNI Amankan Perairan Natuna

 

Aliansi Nelayan Indonesia (Anni) menyatakan siap mengerahkan sekitar 500 kapal besar nelayan untuk mencari ikan sekaligus ikut membantu TNI dalam pengamanan perairan Natuna. “Ada hampir 500 kapal nelayan berukuran besar, di atas 100 GT yang siap masuk ke Natuna melakukan penangkapan ikan sekaligus menjadi mata-mata negara dalam rangka mengamankan batas teritorial NKRI,” kata Ketua Umum Anni, Riyono, dalam keterangan tertulis yang diterima di Semarang, Senin (06/01).

Nenek 65 Tahun Diperkosa Kapolres Jember Turun

Ia menegaskan, bahwa kedaulatan laut merupakan harga mati bagi bangsa Indonesia sehingga para aktivis kelautan dan nelayan Indonesia siap ke Natuna untuk membantu TNI menjaga kedaulatan NKRI.

Situasi perairan Natuna saat ini, menurut dia, memanas menyusul pengawasan armada Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang mengawal kapal nelayan mereka ketika mencari ikan di perairan Natuna yang keberadaannya diakui oleh PBB masuk dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Cemburu Saudara Ipar Dibacok Hingga Usus Terburai

Protes pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri kepada RRT sampai saat ini belum mampu menghentikan aktivitas kapal Tiongkok di Natuna. RRT masih membiarkan kapal-kapal pencari ikan beserta kapal pengawasnya berada di kawasan itu.
Menurut Riyono, aktivitas kapal-kapal nelayan dan kapal pengawas RRT di perairan Natuna tersebut sama saja memprovokasi Indonesia.

Guru Ngaji Tewas Dibacok Kakak Ipar

Selain provokasi yang bisa menyulut implikasi politik dan ekonomi, menurut informasi Riyono, pelanggaran batas teritorial tersebut ternyata juga diikuti dengan ulah nelayan Tiongkok yang memakai pukat harimau, sesuatu yang dilarang di Indonesia.
“Ini menambah runyam masalah sengketa,” kata Riyono yang juga politikus PKS tersebut.

Miris, Polisi Tewas Ditembak Polisi

Anni mendukung langkah pemerintah melayangkan protes keras kepada RRT.
Anni juga mendukung aksi TNI yang melakukan patroli sekaligus memberi ancaman terhadap nelayan dan kapal RRT yang memasuki wilayah Natuna.

Sepuluh Anggota TNI-Polri Tewas Ditangan KKB

“Kami akan menggalang kekuatan nelayan Indonesia seperti HNSI, KTNA, dan organisasi nelayan lokal untuk bekerja sama dengan aparat keamanan dalam bentuk pengerahan kapal-kapal besar nelayan ke Natuna. Nelayan juga akan demo ke Kedubes RRT,” kata Riyono.

Sekdes Gumarupu Lama Diduga Duplikasikan Stempel Kepala Desa

Ia menyatakan pada hari Senin (6/1) nelayan Indoinesia berdialog dengan Menkopolhukam Mahfud MD. “Prinsipnya, nelayan siap membantu pemerintah, 500 kapal siap menuju Natuna,” kata Suyoto, Koordinator Dialog dengan Menkopolhukam, seperti dikutip Riyono.  (*).

Polres Jember Dirikan Kantor Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat

(Arah)