Pungli Di Samsat Pacitan

 

 

Redaksi, Jawa Timur – Masih saja terdengar isu miring di Samsat Pacitan, menurut penelusuran Tim Investigasi BintangEmpat.Com pada bulan Mei 2019 sampai sekarang, didapat informasi dari masyarakat atau wajib pajak (wp).

Masyarakat memberikan informasi bahwa ada dugaan praktek pungutan liar (Pungli) di Samsat Pacitan.

“Untuk Fee kendaraan baru roda dua (R2) Rp 128.000, dan untuk Roda empat (R4) Rp 140.000, ” ujar masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya.

BACA JUGA: Cettar.. Bayar Pajak Kendaraan Cukup Datang Ke Indomaret

Tidak hanya itu, ada dugaan pungli terkait buka blokir jual dan persyaratan tanpa KTP yang dinominalkan dengan kisaran ratusan ribu rupiah.

“Silahkan dicek mas, buka blokir jual dinominalkan oleh oknum-oknum dengan kisaran ratusan ribu, kan paling gampang ngecek ini, tinggal buka komputer, terus cari nama WP yang dibuka blokirnya, ” terang masyarakat lainnya kepada tim investigasi media ini yang juga mewanti-wanti jangan sampai namanya disebut.

Menanggapi informasi itu, kami mencoba konfirmasi kepada Ismianto Adi, Administrator Pelaksana (Adpel) yang sekarang menjadi Pengelola Data Pelayanan Perpajakan (PDPP). Namun sayangnya konfirmasi kami ke WhatsAppnya hanya dibaca saja, pada senin (9/9/2019) dan terkesan diabaikan.

Dari kiri, Khofifah Indar Parawansa (jilbab pink) ketika diwawancarai Siwa (Baju biru)

 

Padahal Gubernur Jawa timur, Khofifah Indar Parawansa, ketika menjabat awal, mengajak silaturahmi pimpinan redaksi dari berbagai media yang meliputi media cetak, tv dan online se-Jawa timur, bertempat di gedung negara Grahadi jalan Gubernur Suryo, No.07 Surabaya Jawa timur, pada bulan lalu.

“Ini adalah langkah awal kami untuk menggandeng seluruh jurnalis dari berbagai media, baik dari cetak, tv ataupun online. Mata dan telinga Pemprov sangat terbatas tetapi mata dan telinga jurnalis sangat tajam, maka dari itu tidak ada salah nya jika kita bergandengan tangan,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa.

Dari kiri, Siwa berjabat tangan dengan Purnomo Sidi.

 

Sebelumnya juga, Kabid Pajak Pemprov Jawa Timur, Purnomo Sidi juga berang jika melihat para Adpel yang malas bekerja, tidak mengikuti arahan dari pimpinan. Purnomo Sidi pun mengingatkan para Adpel. “Jika ada Adpel yang melakukan pungli laporkan pada kami, akan kami beri sangsi tegas, ” ucapnya pada bulan lalu di kantor Badan Pendapatan Daerah Jawa Timur, ketika ditemui Pimpinan Redaksi media ini.

Hadi yang akrab disapa Siwa ini yang juga Pimpinan Redaksi BintangEmpat.Com buka suara. “Jika Adpel sudah tidak bersemangat kerja atau memperkaya diri, maka sudah sepantasnya dijadikan staff biasa dan jika terbukti melakukan pungli maka sangsi tegas harus diberikan, ” terang pria kelahiran Lamongan ini.

“Masyarakat sudah mengakui bahwa pelayanan Samsat sejatim memang bagus,mudah dan cepat. Namun hanya karena ulah Adpel seperti itu maka akan menjadi rusak Samsat itu,” puji Siwa, pria yang mempunyai rambut gondrong ini.

Lanjut Siwa, “Jika sehari ada 200 kendaraan unit baru, maka tinggal menjumlahkan saja, maka akan didapat jumlah yang fantastis hampir tembus satu milyar, ” Siwa mengandaikan.

“Belum lagi buka blokir, tinggal mengalikan saja,” pungkas Siwa ketika dikonfirmasi melalui selulernya.

*(Tim).

 

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas