Tanda Bahaya Kereta Tidak Berfungsi, 1 Tewas 2 Luka

BintangEmpat.com, Pasuruan (2/12/2019)-Nasib naas menimpa 3 orang pengendara mobil pick up L 300 bermuatan LPG 3kg, disaat melintas di Rel kereta api yang tidak berpalang pintu di Desa Wonokerto, Kec. Sukorejo, Kab. Pasuruan.

Menurut keterangan warga, 1 orang tewas ditempat Bernama Syaiful Warga Desa Watu Agung, Kec. Sukorejo, Pasuruan. Syaiful duduk didepan diantara sopir dan kernet, sedangkan sopir dan kuli panggul dalam keadaan luka parah.

Mobil Pick Up L300 ringsek

Seorang Warga sekitar mengatakan “bahwa Kerata Api (KA) yang menabrak adalah Kereta Api Penataran pada siang hari sekitar pukul 12.00 wib. Kereta melaju ke arah Bangil, sedangkan mobil pick up dari arah barat”, katanya.

 

Warga lain juga mengatakan, “ada seorang warga yang sudah memberikan isyarat dengan teriakan namu sopir nya tidak mendengar, mungkin sopir itu mengandalkan lampu dan sirine yang pada saat itu tidak berbunyi”, urainya.

Warga yang ikut membantu menyelamatkan Mayat Saiful juga menerangkan, “biasanya lampu dan sirine itu kadang berfungsi dan kadang tidak berfungsi”, terangnya.

Disisi lain, perlintasan itu berdekatan dengan kawasan Sekolah, ada  SDN Wonokerto dan Yayasan AlMustaqim, sudah pasti anak-anak sekolah berlalu-lalang melewati perlintasan tersebut, keselamatan anak juga terancam.

Diduga kecelakaan tersebut disebabkan Sirine dan Lampu tanda bahaya di perlintasan tersebut tidak berfungsi.
Sampai detik ini kami belum mendapatkan informasi identitas sopir dan kuli panggul nya dan infirmasi dari pihak berwajib.

(HD)

Lihat videonya di youtube kami

 

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas