Kapolres Lumajang Tabuh Genderang Perang

 

 

Foto: Dari kiri Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH, Muhammad Al Mat Knik dan Hasran, Kasatreskrim dan Katim Cobra.

Redaksi BintangEmpat.Com, Jawa Timur – Aksi begal yang menyebabkan meninggalnya warga jember di Randuagung, membuat Kapolres Lumajang sangat geram. Menyikapi kejadian tersebut, Polres Lumajang mengerahkan seluruh kekuatannya yakni Tim Cobra Polres Lumajang dan 1.000 personil Polri, TNI dan SKD (Satgas Keamanan Desa) untuk memburu seluruh pelaku begal di Lumajang.

Kejamnya PT Q-NET Perdaya Pemuda Difabilitas

Upayah ini Berhasil mengungkap pelaku begal dan curanmor yang telah melakukan aksi di 20 TKP berbeda. Salah satu aksi begalnya dilakukan di Desa Merakan Kec. Padang terhadap korban berinisial “S” (42th) warga Desa Merakan.

Bongkar Pungli Di Samsat Pacitan

Tersangka atas nama Muhammad Al Mat Knik (31th) berhasil ditangkap dan diamankan saat berada dirumahnya di Desa Jenggrong Kec Ranuyoso Kab Lumajang (25/09).

Aksi begal yang dilakukan mat di Kec. Kunir dengan cara memepet kendaraan korban inisial S dan langsung merampas kunci yang masih menancap di Motor. Mat juga mengacungkan clurit kepada korban, yang menyebabkan korban ketakutan sehingga menyerahkan kendaraannya.

Lihat Youtubenya, Kapolres Lumajang Tabuh Perang

kemudian tersangka lari ke Jenggrong dan menjual barang bukti kepada seseorang yang masih menjadi DPO Tim Cobra.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menjelaskan “Saya tabuh genderang perang untuk menumpas begal dilumajang. 1.000 personil saya terjunkan untuk memburu para pelaku begal di seluruh wilayah Lumajang,” ungkap Arsal yang merupakan putra asli makassar,(27/09/2019).

Baca People Power 

“Para pelaku begal sangatlah meresahkan masyarakat, dimana susah payah masyarakat mengumpulkan uang untuk membeli kendaraan, malah dicuri dengan mudahnya. Bahkan tidak sedikit yang terluka parah hingga meregang nyawa. Oleh karena itu untuk begal tidak ada ampun dimata saya. Akan saya habiskan para pelaku begal di Lumajang, ” tegas Arsal dengan geram.

Sorot Mahasiswa Randi Tewas Terkena Tembakan Peluru Senpi

Kapolsek Ranuyoso Iptu Ari SH menambahkan “Berdasarkan instruksi Kapolres, saya bersama Tim Cobra dan rekan TNI serta SKD berhasil menangkap pelaku begal, yang telah melakukan aksinya di 20 TKP berbeda. Ini merupakan langkah nyata sebagai jawaban dari Kapolres untuk memberantas begal di Lumajang, ” terang Ari.

Baca Demo RKUHP Dua Mahasiswa Akhirnya Meninggal Dunia

Senada dengan Katim Cobra, Akp Hasran, “Dalam pemberantasan Begal, Polres lumajang memasukkan dalam prioritas operasi sikat semeru 2019. Pelaku begal di Randuagung yang menewaskan seorang warga Jember juga menjadi prioritas dan masih dalam pengejaran oleh Tim Cobra Polres Lumajang, ” pungkas Hasran, Kasatreskrim dan Katim Cobra. *Red.

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas