Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto Dipanggil Puspomal

 

Redaksi BintangEmpat.Com, Jakarta – TNI Angkatan Laut (AL) angkat bicara mengenai pemanggilan mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto oleh Pusat Polisi Militer AL (Puspomal) Jumat (27/9/2019). TNI AL menegaskan panggilan terhadap Slamet hanya ingin melakukan klarifikasi.

Baca Gagalkan Pelantikan Presiden Bakal Berhadapan Dengan TNI

Kadispen AL Laksma TNI Mohamad Zaenal menuturkan, dalam panggilan klarifikasi tersebut Puspomal ingin melakukan dialog terkait dugaan keterlibatan Slamet dalam aksi massa mahasiswa di sekitar Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada 25-26 September 2019.

Baca Mayjen Soenarko Makar Boleh Potong Leher Saya

“Sebagai langkah persuasif untuk memediasi dan berdialog, berkaitan dengan kegiatan aksinya dalam menyampaikan aspirasi bersama mahasiswa di depan pintu gerbang Mabes TNI, Cilangkap,” ujar Zaenal, Jumat (27/9/2019).

Baca Polemik Penangkapan Mayjen (Purn) Soenarko Atas Kepemilikan Senjata Ilegal

Pada aksi tersebut Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto yang pernah menjabat sebagai petinggi di lingkungan TNI AL, terlihat mendukung aksi damai mahasiswa dengan menggunakan atribut topi dengan logo TNI AL berbintang empat.

Baca Rezim Jokowi Bakal Didemo Sampai Tumbang, SBP: “Tolak Pelantikan Jokowi !!!”

Sebelumnya, beredar surat panggilan klarifikasi terhadap mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto dari Pusat Polisi Militer AL (Puspomal) Jumat (27/9/2019). Pemanggilan terhadap Slamet untuk berdialog mengenai kehadirannya dalam aksi mahasiswa di depan Mabes TNI, Cilangkap, 24-25 September 2019.

Baca Demo RKUHP Dua Mahasiswa Akhirnya Meninggal Dunia

Surat bernomor R/555/IX/2019 tertanggal 26 September 2019 itu ditandatangani Komandan Puspomal Laksamana Pertama TNI Nazali Lempo. Surat itu berupa panggilan klarifikasi.

Video Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto Dipanggil Puspomal

Surat menyatakan dua poin utama. Pertama, dasar pemanggilan yaitu berdasarkan laporan informasi Satlak Puspomal Nomor LI.01/IX/2019 tertanggal 25 September tentang aksi demonstrasi mahasiswa di depan pintu utama Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Kedua, terkait hal itu, Puspomal memanggil Slamet.

Baca Mahasiswa Randi Tewas Terkena Tembakan Peluru Senpi

“Sehubungan dasar di atas, bersama ini dimohon kehadiran Laksamana (Purn) Slamet Soebijanto di kantor Puspomal, Jalan Boulevard BGR No 9 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada Jumat, 27 September 2019 pukul 09.00 WIB untuk memberikan klarifikasi terkait tujuan dan keberadaan Bapak dalam demonstrasi tersebut,” bunyi surat itu, dikutip Kamis (26/9/2019).

Baca OKTOBER 2019 PRABOWO-SANDI DILANTIK

Slamet menjadi sorotan setelah terlihat dalam demonstrasi massa yang mengaku mahasiswa dekat Mabes TNI, Cilangkap, pada Rabu, 25 September 2019. Alumnus AAL 1973 ini diketahui pernah mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden 2009-2014 silam. (*)

Baca Hasil Autopsi Harun Tewas Karena Peluru

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*(Sumber)

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas