Habib Bahar Bebas Napi Hafal 80 Hadis

BintangEmpat.Com – Habib Bahar bin Smith bebas dari Lapas Pondok Rajeg. Habib Bahar mendapatkan program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Habib Bahar bebas dari Pondok Rajeg, pada Sabtu 16 Mei 2020.

Majelis hakim sendiri memvonis Habib Bahar hukuman 3 tahun penjara atas perbuatannya menganiaya dua remaja Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki. Vonis hakim lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum Kejari Bogor yang menuntut 6 tahun penjara.

Lihat Videonya

 

Habib Bahar bin Smith bebas dari penjara karena mendapat asimilasi dari Kemenkum HAM. Terpidana kasus penganiayaan itupun mengucapkan terima kasih kepada umat Islam hingga Habib Rizieq Syihab.

Hal itu diucapkan Bahar melalui rekaman video yang dikirim oleh salah satu kuasa hukumnya, Novel Bamukmin kepada BintangEmpat.Com, (17/5/2020).

“Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Pada hari ini sabtu tanggal 16 alhamdulilah al fakir Bahar bin Ali bin Smith telah bebas dari Lapas Pondok Rajeg berkat rahmat Allah SWT yang maha kuasa,” ucap Habib Bahar dalam video tersebut.

Viral: Masjid Muhammadiyah Dirantai Jama’ah Menangis

Habib Bahar menuturkan kebebasan dirinya ini juga berkat doa dari ulama dan umat Islam.

“Dan atas doa para ulama khususnya para Habaib, para Kyai dan khususnya para umat Islam. Alhamdulilah telah keluar dan insya Allah akan kembali berdakwah dan berjuang di jalan Allah SWT,” ucap Habib Bahar.

Habib Bahar mengucapkan terima kasih kepada imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh umat islam yang telah mendoakan yang telah mendukung selama ini khsususnya imam besar al habib Muhammad Rizieq bin Syihab beserta seluruh jajaran Front Pembela Islam, para pengacara, para penguasa hukum beserta seluruh ormas islam beserta seluruh para alumni 212 beserta pengurusnya dan kepada seluruh umat islam, majlis taklim, masjid, musala dan seluruh umat islam di Indonesia dan luar Indonesia. Terima kasih banyak mudah-mudahan Allah yang membalas seluruh kebaikan antum semua dan kita akan kembali berjuanh di jalan Allah SWT. Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh,” terang Habaib Bahar dalam videonya.

Foto: Dari kiri, Novel Bamukmin, Habib Bahar dan Kh. Slamet Ma’arif.

Novel Bamukmin, salah satu advokat Habib Bahar, yang turut mengawal kasusnya, menceritakan panjang lebar.

“Saya sebagai advokatnya Habib Bahar, adalah sudah merupakan tugas dari awal sampai akhir proses hukumnya sampai tuntas, termasuk menjemput beliau keluar dari lapas”, kata Novel ketika dihubungi BintangEmpat.Com, (17/5/202).

“Banyak kisah menarik dari Habib Bahar pada saat proses keluarnya dari lapas Cibinong, Pondok Rajeg Bogor, karena ketika beliau dalam menjalankan masa tahanan, saya bersama ormas pejabat yang diketuai oleh Ust Eka Jaya, berkesempatan berkunjung ke lapas, memang saat itu Habib Bahar sudah terlihat sangat dicintai oleh para tahanan karena Habib Bahar membina mereka untuk bertaubat dan menjalankan kewajibannya sebagai muslim, bahkan mereka mendapatkan pelajaran agama yang cukup padat, sampai mereka bisa menghafal alquran dan hadis, itu dibuktikan mereka membawakan hafalan didepan saya dan para pengunjung, mereka luar biasa sampai ada yang hafal 80 hadis nabi”, puji Novel.

Baca Polrestro Bekasi Kota

“Makanya begitu penjemputan semua para tahanan keluar untuk memberikan salam perpisahaan dengan sangat haru, dengan deraian air mata, padahal latar belakang mereka adalah orang-orang yang sangat kasar, dan badannya pun penuh tato, bahkan ada yang sampai mencium kaki Habib Bahar sembari diiringi sholawat dan takbiran seperti lebaran, karena hari itu memang hari rayanya Habib Bahar, serta mereka berikrar dengan sangat keras untuk tidak kembali melakukan perbuatan jahat serta setia kepada para ulama”, terang Novel via selulernya.

“Begitupun diluar, beliau sudah dijemput dengan puluhan mobil mewah oleh para jawara dan para darmawan yang cinta kepada Habib Bahar”, imbuh Novel.

“Saya serta advokat lainnya, selaku kuasa hukum Habib Bahar, serta Ketum PA 212 KH.Selamet Ma’arif, hanya sampai menjemput saja di lapas dan tidak ikut dalam konvoi mengikuti kegiatan buka puasa bersama di ponpes beliau karena kami taat protokol kesehatan dan setia dengan komitmen kami untuk menjaga diri dari kerumunan orang banyak”, jelas Novel.

“Selamat berjuang kembali Singanya podium dan pejuang islam. Semoga islam tetap jaya serta umat islam mempunyai harga diri di negaranya sendiri”, pungkas Novel Bamukmin yang juga penasihat hukum BintangEmpat.Com, ditutup salam. *Red.

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan