Rangkap Jabatan Potensi ‘Menguntungkan’ Golongan Yang Terstruktur Sistematis Dan Masif

BintangEmpat.com, Jatim – Melalui PKS Kwarcab Pramuka Kabupaten Lumajang, perhutani KPH Probolinggo, dan LMDH ‘Sumber Hasil’ Desa kandang Tepus, Senduro, pengelolaan Bumi Perkemahan Glagah Arum kembali menjadi sorotan Direktur Investigasi LSM Masyarakat Transparansi Indonesia Ery Pelupesy, S.H, MH menyatakan sangat ‘geram’ dengan apa yang sudah di bangun di atas lahan hutan produksi dengan operator perhutani BKPH Senduro.Pasalnya dari beberapa kajian yang dilakukan LSM ini banyak sekali temuan yang patut dipertanyakan.

Angkat Topi Buat Kapolri

“Kepemilikan Kwarcab Pramuka berupa homestay yang dikamuflase dengan bentuk tenda tenda sehingga sebutan Bumi Perkemahan menjadi tanda tanya besar kami (LSM MTI, red), karena dalam catatan kami banyak alokasi sumber pendanaan dari beberapa OPD , baik dari dari Dispora, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, dan Dinas Perhubungan,” ujar pria bertato ini.(4/12/21)

Masih menurut Erik sapaan akrab dari pemuda bertato ini menambahkan bahwa
” Lebih elegan jika proyek Bumi Perkemahan ini diambil alih oleh Pemda atau dikelola langsung bersama dengan masyarakat Glagah Arum,sehingga kesan negatif tidak muncul di masyarakat ” tambahannya

Menurut data yang masuk dalam LSM MTI sumber dana Hibah sebesar Rp 2.000.000.000,juga sangat jelas tidak rasional dari sisi kepatutan sesuai instruksi Permendagri no 7 tahun 2020.

Jurnalis Dihalangi Oknum Security Direktorat Jenderal Bina Marga Surabaya

” Kami akan segera menurunkan tim investigasi dan kumpulkan bukti bukti yang valid dilapangan, termasuk kontraktor yang membangun Buper karena terindikasi mempunyai hubungan istimewa , dan terkesan ada permainan dalam mekanisme penunjukan langsung, sehingga dugaan korupsi terstruktur sistematis dan masif TSM, kami akan bersurat ke KPK, kejaksaan, Tipidkor mabes polri ” pungkasnya (4/12/21).

 

Wan

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang