Aksi Demo Jurnalis Di Mapolda Jatim

 

BintangEmpat.Com, Surabaya – Pasca beredarnya vidio viral yang berdurasi 02:14 menit. Kapolres Sampang AKBP Arman yang mana saat itu dirinya menyebutkan bahwasanya selama dirinya memimpin sampang, maka wartawan yang tidak ikut Uji kompetensi wartawan (UKW) tidak usah dilayani.

Tentunya pernyataan tersebut membuat sejumlah jurnalis yang berada di indonesia sakit dan geram akibat ucapan yang dilontarkan Kapolres Sampang. Mengenai kebebasan pers saat ini sudah terkebiri.

Oknum PN Kota Probolinggo Diduga Minta “Sesajen” Ke Penggugat

Lantas puluhan jurnalis dari beberapa daerah melakukan aksi demo di halaman mapolda jatim (20/06/2022) mereka meminta kepada kapolda jatim agar permasalahan ini segera ditindak lanjuti, karena antara dewan pers dan kapolri sudah Ada MOU.

Sayangnya dalam aksi tersebut puluhan jurnalis ini merasa sangat kecewa, pasalnya aksi damai dari puluhan jurnalis ini tidak ada pihak perwakilan polda jatim yang mau menemui masa aksi. Dalam konferensi pers korlap aksi bayu pangarso sangat menyesalkan sikap dari polda jatim. Yang tidak mau menemui dan meminta hanya perwakilan.

 

“Kami dari jurnalis bersatu meminta untuk pihak Kapolda Jatim bisa menemui kami semua,”terangnya.

tuntutan kami dalam aksi jurnalis bersatu meminta kapolda jatim untuk mencopot AKBP arman sebagai kapolres sampang, dan meminta untuk AKBP Arman meminta maaf secara terbuka kepada jurnalis se-indonesia,”tegasnya.

Surat Peringatan Tidak Di Indahkan, Aktivitas Penimbunan Akan Di Bongkar

Diketahui karena tak ditemui oleh kapolda Jawa Timur dalam aksi tersebut. Juga melakukan tabur bunga 7 rupa dan membaca tahlil dibawah sengatan matahari sebagai bentuk kekecewaan kepada pihak kapolda Jawa Timur yang tak mau menemui para masa Buaksi.

 

*Rido’i

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang