Arsip Tag: al

Reuni Akbar Akabri Angkatan 94

Foto: Kombes Pol Solehan.

BintangEmpat.Com – Lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Magelang tahun 1994 (Palagan ’94) menggelar reuni akbar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Sabtu (07/12/2019).

Baca: 30 Tahun Idap Kusta Kapolres Jember Datangi Nenek Sumirah

Reuni akbar tersebut dihadiri oleh 760 Perwira Alumni tahun 1994 yang terdiri dari Matra Darat, Laut, Udara dan Kepolisian RI.

Eks Akabri 94 ini adalah Akabri yang terpilih pada tahun 1994 setelah 25 berdinas di seluruh penjuru negeri. Para Akabri Eks tahun 1994 ini akhirnya di pertemukan kembali di Magelang Jawa tengah.

Dalam sambutannya, Brigadir Jenderal Polisi M. Awal Chaeruddin mengatakan, acara ini bertujuan untuk menjaga silaturahmi kekompakan dalam bertugas untuk menuju indonesia yang damai, indonesia yang kuat, tangguh, aman dan disegani oleh Bangsa-bangsa di dunia.

Baca: Kapolri Copot Kapolda Sumut Dan Papua Barat

“Reuni akbar ini akan menjadi momentum bagi kami TNI – Polri agar tetap solid kuat dan kompak dalam menyatukan hati dan semangat untuk mengabdikan diri kepada masyarakat maka negara aman dan damai,” Kata M. Awal Chaeruddin, Sabtu (07/12/2019).

Pada kesempatan tersebut ia juga mengungkap terima kasih dan jaga selalu kekompakan dan soliditas Angkatan tahun 1994 Akabri di masa pengabdiannya, serta menjaga netralitas selaku aparat dan garda pertahanan negara.

Baca: Polisi Di Jember Patungan Untuk Kaum Duafa

Dalam acara tersebut juga pihaknya telah menyiapkan 2000 pohon untuk penghijauan Bukit Tidar di Akmil Magelang.

Salah satu peserta Reuni Akbar tersebut menyambut dengan antusias. ” Kami sangat antusias dengan acara ini karena mempererat tali persaudaraan antara sesama kepolisian dan TNI, ” kata Kombes Pol Solehan.

Di akhir acara diadakan musyawarah rencana Silaturahmi 28 Tahun di Akpol Semarang dan Reuni Akbar 30 Tahun di Armada II Surabaya.(den/wa)

Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto Dipanggil Puspomal

 

Redaksi BintangEmpat.Com, Jakarta – TNI Angkatan Laut (AL) angkat bicara mengenai pemanggilan mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto oleh Pusat Polisi Militer AL (Puspomal) Jumat (27/9/2019). TNI AL menegaskan panggilan terhadap Slamet hanya ingin melakukan klarifikasi.

Baca Gagalkan Pelantikan Presiden Bakal Berhadapan Dengan TNI

Kadispen AL Laksma TNI Mohamad Zaenal menuturkan, dalam panggilan klarifikasi tersebut Puspomal ingin melakukan dialog terkait dugaan keterlibatan Slamet dalam aksi massa mahasiswa di sekitar Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada 25-26 September 2019.

Baca Mayjen Soenarko Makar Boleh Potong Leher Saya

“Sebagai langkah persuasif untuk memediasi dan berdialog, berkaitan dengan kegiatan aksinya dalam menyampaikan aspirasi bersama mahasiswa di depan pintu gerbang Mabes TNI, Cilangkap,” ujar Zaenal, Jumat (27/9/2019).

Baca Polemik Penangkapan Mayjen (Purn) Soenarko Atas Kepemilikan Senjata Ilegal

Pada aksi tersebut Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto yang pernah menjabat sebagai petinggi di lingkungan TNI AL, terlihat mendukung aksi damai mahasiswa dengan menggunakan atribut topi dengan logo TNI AL berbintang empat.

Baca Rezim Jokowi Bakal Didemo Sampai Tumbang, SBP: “Tolak Pelantikan Jokowi !!!”

Sebelumnya, beredar surat panggilan klarifikasi terhadap mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto dari Pusat Polisi Militer AL (Puspomal) Jumat (27/9/2019). Pemanggilan terhadap Slamet untuk berdialog mengenai kehadirannya dalam aksi mahasiswa di depan Mabes TNI, Cilangkap, 24-25 September 2019.

Baca Demo RKUHP Dua Mahasiswa Akhirnya Meninggal Dunia

Surat bernomor R/555/IX/2019 tertanggal 26 September 2019 itu ditandatangani Komandan Puspomal Laksamana Pertama TNI Nazali Lempo. Surat itu berupa panggilan klarifikasi.

Video Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto Dipanggil Puspomal

Surat menyatakan dua poin utama. Pertama, dasar pemanggilan yaitu berdasarkan laporan informasi Satlak Puspomal Nomor LI.01/IX/2019 tertanggal 25 September tentang aksi demonstrasi mahasiswa di depan pintu utama Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Kedua, terkait hal itu, Puspomal memanggil Slamet.

Baca Mahasiswa Randi Tewas Terkena Tembakan Peluru Senpi

“Sehubungan dasar di atas, bersama ini dimohon kehadiran Laksamana (Purn) Slamet Soebijanto di kantor Puspomal, Jalan Boulevard BGR No 9 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada Jumat, 27 September 2019 pukul 09.00 WIB untuk memberikan klarifikasi terkait tujuan dan keberadaan Bapak dalam demonstrasi tersebut,” bunyi surat itu, dikutip Kamis (26/9/2019).

Baca OKTOBER 2019 PRABOWO-SANDI DILANTIK

Slamet menjadi sorotan setelah terlihat dalam demonstrasi massa yang mengaku mahasiswa dekat Mabes TNI, Cilangkap, pada Rabu, 25 September 2019. Alumnus AAL 1973 ini diketahui pernah mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden 2009-2014 silam. (*)

Baca Hasil Autopsi Harun Tewas Karena Peluru

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*(Sumber)

Indonesia Mampu Produksi Kapal Selam

 

 

“Indonesia Sekarang Sudah Dapat Memproduksi Teknologi Kapal Selam Buatan Dalam Negeri”

Editor : Lucky Harijadi
Fb-Button

BintangEmpat.Com, Surabaya-

“Kapal Selam Pertama Produksi Anak Bangsa Wujudkan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia”

Industri pertahanan Indonesia khususnya Matra laut mendapatkan kekuatan baru sebagai upaya penguatan sistem pertahanan negara dalam menjaga dari potensi ancaman yang ada.

Asa Indonesia sebagai negara yang mandiri dibidang sistem pertahanan negara akan segera diwujudkan dengan adanya produk kapal selam buatan dalam negeri.

Setelah Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menyerahkan pengoperasian kapal selam yang diberi nama KRI Ardadedali-404 pada Tanggal 25 April 2018 yang dipesan dari Pemerintah Korea Selatan melalui Daewoo Shipbuilding dan Marine Engineering Co., Ltd (DSME) dengan total 2 (dua) kapal selam, kini Indonesia akan segera memiliki kapal selam pertama buatan anak bangsa yang diproduksi oleh PT PAL Indonesia (Persero) setelah melalui proses Transfer of Technology (TOT) dengan mengirimkan lebih dari 206 putra-putri terbaik bangsa ke Korea Selatan.

Jokowi, Dana Desa Naikan Income

Sekilas Tentang Kapal Selam Pertama Buatan Anak Bangsa Indonesia patut berbangga karena kapal selam pertama yang akan segera bergabung dengan jajaran armada kapal selam TNI Angkatan Laut Republik Indonesia adalah kapal selam pertama yang diproduksi oleh anak bangsa.

Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu mengembangkan dan membangun teknologi kapal selam.

 

Kapal Selam berjenis Diesel Electric Submarine U209 / 1400 (KSDE U209 Chang Bogo Class) pesanan TNI Angkatan Laut merupakan kerjasama antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME) Korea Selatan.

Kapal selam tersebut memiliki panjang keseluruhan 61,3 meter dengan kecepatan mencapai 21 knot ketika berada
dibawah air, mampu membawa 40 kru dengan kemampuan jelajah hingga 50 hari dan di desain dengan life time mencapai 30 tahun.

Bobot total kapal selam tersebut sebesar 1.460 ton saat muncul di permukaan dan 1.596 ton ketika menyelam dibawah permukaan.

Proses pembangunan kapal selam tersebut saat ini telah memasuki fase peluncuran atau launching pada Kamis, 11 April 2019 yang diresmikan langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di Dermaga Kapal Selam milik PT PAL Indonesia (Persero) didampingi oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh.

Kapal Selam berjenis Diesel Electric Submarine U209 / 1400 (KSDE U209 Chang Bogo Class) tersebut
bernama Alugoro.

Berdasarkan cerita pewayangan, Alugoro adalah merupakan salah satu senjata berbentuk Gada yang dimiliki oleh Prabu Baladewa. Prabu Baladewa merupakan tokoh wayang yang dikenal adil, tegas dan jujur.

Senjata Alugoro yang dimiliki Baladewa merupakan hadiah dari Batara Brama, yang merupakan guru dari Baladewa yang mengajarkan berbagai macam ilmu.

Senjata ini diberikan oleh Batara Brama kepada Baladewa setelah dinyatakan lulus menuntut ilmu, dimana senjata ini memiliki kekuatan pemusnah yang sangat dahsyat.

Senjata Alugoro berbentuk Gada dengan kedua ujungnya yang runcing.

Sebelumnya, nama Alugoro juga pernah digunakan sebagai nama kapal selam yang didatangkan dari Uni Sovyet yaitu RI Alugoro – 406 yang merupakan bagian dari paket pengiriman 12 kapal selam Whiskey Class.

Pemberian nama Alugoro kepada salah satu kapal selam TNI AL dengan harapan dan penuh keyakinan, bahwa kapal selam Alugoro akan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai senjata yang memiliki daya hancur yang besar dan dahsyat serta tidak pernah kalah dalam setiap peperangan.

Penulis : Zein Arfian
Disiapkan oleh Corporate Communication of PT PAL Indonesia (Persero).

Oknum BANSER mengaku MARINIR

Oknum BANSER mengaku MARINIR
Oknum BANSER mengaku MARINIR

Surabaya – Akun instagram @infokomando memposting telah menangkap seorang oknum Banser yang telah mengaku sebagai anggota Marinir. (Minggu 13/1).

 

Pihak pengamanan Pelni dari kesatuan Yonmanharlan V Surabaya karena telah mengaku sebagai anggota Marinir saat berada diatas KM Ciremai dengan rete Bau-bau Makasar.

 

Akun instagram @infokomando juga menjelaskan kalau oknum anggota Banser ini sudah diserahkan ke Polsek Suta untuk diambil tindakan secara hukum.

 

Diketahui dari sebuah sertifikat GP Ansor yang dibawanya bahwa anggota Banser ini diketahui bernama Jusman berasal dari Kolaka Timur.

 

 

 

Bukan sekedar mengaku sebagai Marinir, saat ditangkap oknum Banser ini sedang mengenakan seragam lengkap Marinir.

 

Ketika melintas diatas KM Ciremai seorang anggota TNI AL yang melihat kejanggalan Jusman yang memakai seragam Marinir segera mendekati dan menanyakan beberapa pertanyan terkait dari kesatuan mana.

 

 

 

Saat diajukan beberapa pertanyaan ternyata Jusman tidak sanggup menjawabnya sehingga membuat anggota TNI AL dari kesatuan Yonmanharlan V Surabaya ini merasa curiga, setelah digeledah barang-barang bawaannya ternyata diketahui kalau Jusman seorang anggota Banser dari GP Ansor. (RED)

Anggota TNI Dikeroyok Tukang Parkir

Pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI yang diduga dilakukan oleh Tukang Parkir.

Bintangempat.com, Ciracas, Jakarta Timur- Berawal dari cekcok mulut atau kesalah pahaman antara anggota TNI AL yang berpakaian dinas dengan salah satu anggota penjaga parkir didepan Arundina Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Video TNI Dikeroyok

Senin (10/12/2018) pukul 15.30 Wib, Kapten Komarudin (47) salah satu anggota TNI AL berpakaian dinas beserta Saka (putranya) selesai servis motor berencana makan di warung soto Kudus di samping Indomart Arundina, pada saat hendak parkir, Saka yang masih duduk dibangku kelas 3 SD ini bilang kalau knalpot motor berasap, kemudian Kapten Komarudin memeriksa bagian mesin motornya, saat memeriksa motor, salah satu anak parkir menggeser motornya tanpa sepengetahuan hingga kepala Kapten Komaruddin terbentur motor sehingga menegur anak parkir tersebut, namun anak parkir tidak terima hingga terjadi cekcok mulut yang kemudian mengundang perhatian teman-teman tukang parkir lainnya, dan mengeroyok Kapten Komarudin.

Saat Kapten Komarudin dikeroyok oleh anak-anak tukang parkir 7 sampai 9 orang, melintas seorang Anggota TNI AD Pratu Rivonanda (22) Kes Dronkavser Paspampres dan langsung melerai, karena anggota Dronkavser tersebut melihat yang dikeroyok berpakaian dinas loreng, akan tetapi justru malah menjadi korban pengeroyokan juga dari anak-anak parkir tersebut sampai terjadi perkelahian diantara mereka, karena melihat jumlah anak parkir melebihi jumlah mereka, kemudian Pratu Rivo mengamankan Kapten Komarudin beserta anaknya ke Barak Remaja Paspampres KPAD Cibubur dengan cara dibonceng menggunakan sepeda motor.

Poto Kapten Komarudin saat dikeroyok komplotan tukang parkir.

Setelah dari Barak baru kemudian mereka keluar lagi dengan mencari para pelaku pengeroyokan ke pemukiman warga lapangan tembak, pada saat pencarian tersebut, mereka menemukan Agus Priyantara (32) warga asal Kelapa Dua Wetan Kecamatan Ciracas, JakTim yang diduga terlibat pengeroyokan dan langsung diamankan ke Polsek Ciracas.

Keesokan harinya,Selasa (11/12/2018) pukul 02.00 Wib, dilaksanakan musyawarah penyelesaian permasalahan secara damai antara pihak pelaku dan keluarga dengan para korban yg dimediasi oleh Kapolsek Ciracas. (Pimred).

Baca/ klik juga videonya di youtube kami https://youtu.be/UAKK6sHxxPw