Alumni UI Beri Dukungan Dokter Ani

HEBOH, BACA : Hasibuan Tewas Dimakan Harimau

BintangEmpat.Com, Jakarta – Dokter Spesialis Saraf Ani Hasibuan hari ini ( 17/5 ) bakal diperiksa Polda Metro Jaya sebagai saksi atas dugaan ujaran kebencian atau berita bohong yang ditulis di portal berita tamshnews.com.

LIHAT VIDEONYA

 

Sebelumnna Ani sudah memberikan statemen dimedia ini dengan judul Dokter Ani Hasibuan Dipolisikan

Reaksi masyarakat dengan diperiksanya Ani Hasibuan oleh Polisi membuat Alumni Universitas Indonesia ( UI ) bersuara.

Ikatan Keluarga Besar Alumni Universitas Indonesia (UI) menandatangani petisi untuk mendukung dokter Ani Hasibuan yang akan diperiksa polisi terkait pernyataannya dalam sebuah media yang menyebut adanya ‘Pembantaian Pemilu, Gugurnya 573 KPPS Ditemukan Senyawa Kimia Massal’.

BACA : Tawuran Pemuda Jembatan Siak Pekan Baru Ditutup

Koordinator Alumni UI Hidayat Matnoer mengatakan, dukungan yang diberikannya kepada Ani Hasibuan lantaran dokter lulusan UI menyampaikan kebebasan akademik dan intelektual sesuai dengan profesinya.

” Kepandaian beliau ( red:Ani ) sebagai seorang yang berprofesi dokter memberikan analisis-analisisnya dan oleh kemudian analisis pemikiran pendapat itu dilarang kemudian dikriminalisasi itu menurut kami adalah kemunduran demokrasi dan kami melawannya,” kata Hidayat di ARH UI Salemba, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

BACA : Bawaslu Putuskan KPU Bersalah

Puluhan alumni UI dari berbagai fakultas berkumpul dan menandatangani petisi untuk mendukung Ani Hasibuan tersebut. Menurut Hidayat, para alumni itu tidak terima bila kebebasan demokrasi yang memperbolehkan menyampaikan pendapat justru mengkriminalisasi dokter Ani Hasibuan yang merupakan alumnus dari UI.

“Kami akan melawannya,” ujarnya.

Ia melanjutkan, Keluarga Besar Alumni UI juga mengimbau agar aparat penegak hukum bertindak rasional dalam kasus Ani Hasibuan. Ia menilai, pemeriksaan terhadap Ani Hasibuan itu merupakan bagian dari kriminalisasi terhadap aktivis intelektual Indonesia.

BACA : MER-C Sorot Ratusan KPPS Tewas, KPU Terancam Digugat

“Tapi apabila aparat keamanan dan penguasa tidak mengindahkan saran kami. UI adalah kampus perjuangan rakyat 98 kami telah membuktikan. Bisa jadi tahun 2019 ini akan kami mulai lagi bagaimana perjuangan dan perlawanan rakyat dijalanan,” pungkasnya.

*Ziwa.

 

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Komentar ditutup.