Dugaan Pungli Dinas Pendidikan Paluta

Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara Diduga Telah Melakukan Pungli Dan Pemotongan 40% Kepada Rekanan Yang Mengerjakan Pembangunan DAK Tahun 2019.

Lihat Videonya

 

Bintangempat.Com – Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara, telah digeruduki oleh gabungan mahasiswa PMP (Pergerakan Mahasiswa Pemuda) Padang Lawas Utara.

Kedatangan PMP karena diduga Dinas Pendidikan melakukan pungli dan pemotongan terhadap rekanan, yang mengerjakan pembangunan sekolah, yang bersumber dari dana alokasi khusus dinas pendidikan tahun 2019, pada Senin, 03/02/2020.

Lihat Videonya

Dalam aksinya, Hendra Rambe sebagai koordinator aksi ingin meminta tanggapan dari kepala dinas Enda Mora Harahap, tetapi yang bersangkutan sedang tidak ada di kantor,  melainkan masih berada di Medan.

Namun Hendra Rambe dan Mahasiswa memaksa masuk untuk menyampaikan tuntutannya. Nanda Lubis, salah satu kabid dinas mewakili untuk menyambuat para demonstran.

Proyek Di Paluta Dikerjakan Asal Jadi Dibackingi Tim TP4D

“Banyak sekali kejanggalan pembangunan, dalam kegiatan pembangunan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Instansi Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas, ada dugaan korupsi dan mark-up. Pada kegiatan rehabilitasi ruang kelas SDN 101310 Sabanauli Kecamatan Padang Bolak, ada dugaan korupsi. Pada kegiatan rehabilitasi ruang kelas SDN 101180 desa Aek Gambir Kec. Padang Bolak, dugaan korupsi kegiatan rehabilitasi SDN 103040 desa Ujung Padang Kecamatan Halongonan, dugaan rata-rata dengan anggaran dana Rp.255.000.000 per kegiatan dari sumber dana DAK yang dikerjakan oleh swakelola panitia pembangunan sekolah”, jelasnya Hendra dengan Lantang.

Oknum Para Kejaksaan Negeri Paluta Kepergok Berada Di Ruangan Kadis PUD Paluta

“Masih ada lagi, dugaan korupsi kegiatan pembangunan jamban siswa/guru di SDN 100760 bargot topong jae dengan anggaran Rp.108.604.500 tahun anggaran 2019 sumber dana DAK”, lanjutnya mengungkapkan.

“Terkait temuan di Instansi Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara, banyak dugaan korupsi di sejumlah kegiatan bersumber dana dari DAK tahun 2019”, ungkap Hendra.

Proyek Asal Jadi TP4D Paluta Dituding Terima Upeti

Gabungan mahasiswa tersebut juga melakukan aksi seperti pocong atau pakai kafan mayat, karena atas kekecewaan terhadap para seluruh jajaran yang di dinas pendidikan, mereka yang diduga melakukan permainan dan tutup mata melihat dari sejumlah kegiatan pembangunan RKB, Rehabilitasi, Jamban, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Dinas Pendidikan kabupaten Padang Lawas Utara pada 2019.

Mahasiswa yang tergabung mendesak Kejatisu memanggil dinas yang terkait atas temuan dugaan korupsi.

Kantor DPRD Paluta Tidak Pajang Foto Wakil Presiden RI

Setelah melakukan unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara, PMP langsung ke kantor kejaksaan negeri Padang lawas Utara dan turun langsung ke bupati ingin menanyakan.

“Apakah pemotongan dan pungli yang dilakukan oleh kepala dinas baik yang membidangi bahwa ini diketahui oleh bupati Padang Lawas Utara dan mereka meminta Bupati mencopot jabatan kepala dinas pendidikan” pungkap Hendra.

Sertijab Waka Polres Jember

(Harahap UKuro Kuro)

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan