GPM Sultra Minta TKA Cina Dipulangkan

BintangEmpat.com, Sulawesi Tenggara – Mendapati informasi adanya 12 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) terinvekai virus corona, Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Sulawesi Tenggara meminta agar seluruh TKA asal Cina dipulangkan ke negaranya.

Bukan tanpa alasan, melalui Ketua GPM Sultra Abdur Rajab Saputra, menilai bahwa hal ini hanya semata-mata untuk memutus penyebaran virus yang sudah melanda global selama kurun waktu satu tahun.

“Kondisi kita saat ini sedang tidak baik-baik saja. Akibat virus ini, hampir semua aktivitas masyarakat terhambat. Tentunya, pemerintah bisa lebih fokus melihat fenomena ini” ungkap Rajab.

Reuni 212 Tahun 2020 Ditunda

Rajab menambahkan bahwa tidak cukup kalau seandainya hanya karantina mandiri. Apa lagi dua diantara mereka sudah dinyatakan positif sejak 13 November. Ditambah, satu diantaranya sudah meninggal dunia.

“Sampai saat ini kita belum mengetahui jejak aktivitas 12 pekerja tersebut. Saya hawatir, ini akan menyebar lebih meluas” terang Rajab

Diketahui, sejak awal-awal kedatangan TKA di Sultra, GPM gentol menyuarakan penolakan TKA Cina. Diketahui, ada dua alasan mendasar GPM menyuarakan penolakan, yakni persoalan administrasi dan waktu kedatangannya yang tidak tepat.

“Hari ini ketakutan kami sudah terjadi. Pemerintah harus bisa lebih serius. Pilihan pertamanya adalah hentikan sementara aktivitas VDNI dan pulangkan para TKA nya” pungkas Rajab.

Diketahui, melalui Juru Bicara Satgas Covid-19 La Ode Rabiul Awal, akan melakukan penelusuran secara langsung, karena dikhawatirkan virus Corona dari pekerja Cina tersebut akan menular ke ke pekerja lokal.

*gus

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan