Iuran Program Gerakan Sekolah Mengaji  Di Lumajang Tidak Wajib

Agus Salim kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang

BintangEmpat.com, Lumajang – Mengenai program Gerakan Sekolah Mengaji (GSM) banyak dari beberapa orang tua siswa yang merasa tidak diajak berunding, dan mengeluhkan karena diminta iuran sebesar dua puluh ribu per siswa.

“Selama ini saya tidak diajak berunding dengan pihak sekolah, namun saya diminta iuran sebesar dua puluh ribu, rupiah” ujar salah satu orang tua siswa yang tak mu disebutkan namanya.

Baca juga : Wartawati Dianiaya, Dipukul Payudaranya Akibat Beritakan Proyek

Dalam kurikulum sekolah terdapat mata pelajaran wajib yaitu mata pelajaran agama sesuai dengan agama yang dianut.

“Dan juga gerakan sekolah mengaji kan sudah cukup di mata pelajaran agama tinggal bagaimana guru agama itu mengefektifkan kegiatan belajar agama, apa guna tambahan gerakan sekolah mengaji, belum lagi anak saya sudah mengaji di rumah” imbuhnya.

Baca juga : Ibu RT Kecanduan Shabu Diciduk Polisi

Sementara kalau di rata – rata jumlah siswa satu sekolah enam ratus siswa maka total yang didapat adalah dua belas juta rupiah, dengan asumsi iuran dua puluh ribu per siswa.
Kepala dinas pendidikan kabupaten Lumajang Agus Salim ketika di konfirmasi media terkait gerakan sekolah mengaji ini memberikan keterangannya pada hari Rabu (19/02/20)

“Sampai saat ini belum ada informasi ke saya sekolah menarik iuran terkait program GSM ini, namun jika ada kesepakatan bersama antara pihak sekolah , komite dan paguyuban ya gak apa-apa karena sifatnya sukarela dan ikhlas, jika merasa gak mampu ya gak apa apa untuk tidak membayarlah wong seiklasnya kok”, ujarnya dengan logat Jawa timur.

“Dalam melaksanakan kegiatan GSM ini pihak sekolah mendatangkan tenaga pengajar dari luar. Ya wajar lah jika akhirnya kita memberikan imbalan kepada tenaga di luar sekolah, namun jika ada kepala sekolah yang menarik iuran tanpa melibatkan pihak orang tua untuk berunding itu namanya pungli saya akan menindak tegas” pungkasnya.(wan)

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan