Arsip Tag: novel bamukmin

Mujahid 212 Tolak Ahok

Mujahid 212 Tolak Ahok Jabat Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara

BintangEmpat – Presiden Joko Widodo akan segera menunjuk kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara. Dasar hukum penunjukkan sang CEO adalah peraturan presiden (perpres) yang bakal ditandatangani dalam waktu dekat.

Pada Senin (2/3/2020), Jokowi sudah mengumumkan empat kandidat yang bakal menduduki kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara.

Baca Dugaan Pungutan Liar Di Samsat Jember

Mereka adalah Komisaris Utama PT Pertamina (persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok alias BTP, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Tumiyana, dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

Diantara ke-empat kandidat yang paling disorot publik adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Seperti Koordinator Laporan Bela Islam (Korlabi) dan Mujahid 212 yang dengan keras menolak Ahok.

Menurut Ketua Korlabi, Damai Hari Lubis yang disampaikan oleh Sekretarisnya Novel Bamukmin, Mujahid 212 tetap menolak Ahok untuk menjabat CEO Ibu Kota Negara RI berdasarkan fakta hukum dan temuan hukum BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).

Korlabi mengatasnamakan Para Mujahid 212 menolak Ahok tidak atau bukanlah berdasarkan benci atau apalagi dendam, sebab Ahok telah menjalankan hukumannya oleh karena perbuatannya menistakan bagian dari Kitab Suci Ummat Muslim Al Quran Surah Al Maidah Ayat 51.

Baca Indonesia Dicoret Dari Negara Berkembang

“Korlabi menolak Ahok untuk diangkat atau ditetapkan oleh Presiden Jokowi disebabkan oleh karena Ahok tidak memenuhi beberapa unsur dari pada asas – asas umum pemerintahan yang baik selaku penyelenggara negara. Hal ini secara jelas dinyatakan secara konstitusi didalam kitab perundang-undangan RI sebagai hukum positif”, ujar Sekretaris Korlabi, Ust Novel Bamukmin.

Asas – Asas Umum sebagai persyaratan utama atau prinsip tersebut terdapat pada UU.RI. No. 28 Tahun 1999 Tentang Pejabat Penyelenggara Negara Yang Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Dari kiri Damai Hari Lubis dan Novel Bamukmin
Dari kiri Damai Hari Lubis dan Novel Bamukmin.

 

“Korlabi selaku mengatasnamakan Para Mujahid 212 merasa Ahok sudah termasuk melanggar dari beberapa asas atau landasan hukum yang tercantum didalam hukum positif tersebut, adapun keseluruhan asas dimaksud
asas-asas umum pemerintahan yang baik adalah meliputi atas kepastian hukum, tertib penyelenggaraan negara, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas dan akuntabilitas”, jelas Novel.

“Maka beberapa asas tersebut faktanya telah dilanggar oleh Ahok diantaranya adalah asas tertib penyelenggaraan negara, asas keterbukaan dan asas akuntabilitas”, imbuhnya.

Mujahid 212 Tolak Ahok

“Pelanggaran terhadap ke tiga asas dimaksud menurut Korlabi sudah cukup tergambar melalui pertama fakta vonis hukum yang telah dijalani Ahok, dan kedua terkait temuan sah audit oleh BPK tentang penyimpangan faktor pengelolaan dan atau penggunaan keuangan negara ( Pemerintahan Daerah DKI ) yang saat itu dirinya (Ahok) adalah Kepala Pemerintahan DKI atau Gubernur Ibukota Negara RI dan hingga saat ini BPK tidak pernah mencabut temuan hukumnya melalui hasil audit selaku lembaga negara negara”, pungkas Novel ketika dihubungi BintangEmpat.Com, di Jakarta, (11/3/2020).  (Red).

Divonis Tiga Tahun Habib Bahar Tidak Jera

Habib Bahar Teriak Sambil Pegang Sesuatu

BintangEmpat.Com, Jawa Barat – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung telah menjatuhkan vonis 3 tahun penjara buat Habib Bahar bin Smith. Vonis itu dibacakan di PN Bandung, Gedung Arsip dan Perpustakaan, Jalan Seram, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019).

Putusan itu ditanggapi oleh salah satu Tim Kuasa Hukum Habib Bahar, Novel Bamukmin. “Dengan di vonisnya Habib Bahar dengan hukuman penjara 3 tahun, saya selaku kuasa hukum beliau beserta tim hukum lainnya juga, Habib Bahar sendiri masih pikir-pikir, ” terang Novel Bamukmin.

Pendukung Dan Pecinta Habib Bahar

Lanjut Novel, “Kami sangat menghormati kebijaksanaan hakim yang memberikan putusan hukuman penjara 3 tahun itu, namun kami masih merasa belum terpenuhi rasa keadilan baik dari tim hukum itu sendiri juga umat islam khususnya ulama, aktivis dan para tokoh alumni 212 karena permasalahan itu sangat kental dengan kepentingan politik sejak dilaporkan sampai saat putusan sidang hari selasa 9 juli 2019, ” kata Novel.

Putra Habib Bahar Bicara

“Sehingga saya menduga ini putusan tidak murni berkaitan dengan tindak pidana yang telah dilakukan oleh Habib Bahar, karna persoalan itu sebenarnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan dengan upaya apa yang dilakukan oleh Habib Bahar, namun jelas apa yang ada dalam videonya Habib Bahar ketika bersama saya yang sempat viral kemarin itu jelas Habib Bahar berkomentar, ‘Apapun hasil putusannya beliau tetap tidak kapok akan berjuang melawan kemungkaran selama beliau masih melihatnya, ” pungkas Novel menirukan pesan Bahar.

Senada dengan Tim hukum lainnya, Menanggapi vonis, Habib Bahar menegaskan dirinya tidak akan jera dalam berjuang melawan kezaliman pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dirinya, akan tetap menyuarakan kebenaran dan keadilan meski harus mendekam di balik jeruji besi.

Habib Bahar Tidak Kapok Walau Dihukum Berat

 

“Habib bahar menyatakan bahwa apapun putusan majelis hakim tetap Habib Bahar akan TIDAK KAPOK (red-tidak jera) dalam melawan rezim, melawan ketidakadilan, menyuarakan kebenaran dan keadilan,” kata Aziz Yanuar menirukan pesan Habib Bahar, selaku Kuasa Hukumnya, Selasa (9/7/2019).

Aziz menambahkan, kliennya itu juga tidak peduli dengan lamanya masa penahanan, dan akan terus berjuang melawan ketidakadilan.

Habib Bahar Bikin Klepek-klepek

 

“Tetap dimanapun ia ditahan, diasingkan dan berapa lama pun dikurung tidak akan merubah (sikap)nya. Demikian disampaikan oleh beliau (Bahar),” pungkas Aziz.

Seperti diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim PN Bandung menjatuhkan vonis 3 tahun penjara buat Habib Bahar bin Smith. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Bahar dengan 6 tahun kurungan.

BACA: Habib Bahar Bin Smith Divonis Tiga Tahun Penjara.

Baca Juga: Heboh Pasangan ASN Pasuruan Selingkuh Digerebek Suaminya
Habib Bahar diadili usai menganiaya dua remaja yaitu Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki.

Penganiayaan dilakukan di pondok pesantren Tajul Alawiyyin milik Habib Bahar di kawasan Bogor pada Desember 2018.

Habib Bahar didakwa beberapa pasal. Dakwaan pertama pasal 333 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Pasal 333 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

*Red

Nama HRS Disebut Dalam Rekonsiliasi, PA 212 Bersuara

Simak Pengakuan Tahanan 22 Mei Yang Disiksa

BintangEmpat.Com, Jakarta – Ramai dibicarakan nama Habib Rizieq Syihab dibawa dalam Rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo, seperti dikutip pernyataan Dahnil Anzhar.

Foto dari kiri Habib Novel Bamukmin Dan Habib Rizieq Syihab
Foto dari kiri Novel Bamukmin Dan Habib Rizieq Syihab

“Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada HABIB RIZIEQ kembali ke Indonesia,” tulis Dahnil dalam akun Twitter-nya, Jumat (5/7).

Simak Pendukung Prabowo Ngamuk

Tanggapan Dahnil ditanggapi oleh Ketua Media Center PA 212, Habib Novel Bamukmin.

Novel Bamukmin mengatakan, ” Apa yang disampaikan seorang Dahnil Anzar sebagai seorang tokoh muda yang cinta kepada ulama, saya secara pribadi setuju dan itu sangat logis dan realistis berbicara tentang kemanusiaan yang setiap warga negara indonesia berhak atas kemerdekaan dirinya masing-masing di Negara yang Berketuhanan yang Maha Esa ini, apalagi seorang ulama yang menjadi simbol perlawanan atas ketidak-adilan dan kedzoliman para penghianat Negara dan agama ini, yang bukan saja berbicara tentang suatu kelompok apalagi perseorangan karena korban kriminalisasi bukan HRS saja akan tetapi banyak ulama, tokoh dan aktivis yang merupakan wakil-wakil rakyat, yang menyuarakan aspirasi rakyat sehingga membebaskan mereka dari kriminalisasi sama juga membebaskan negara Indonesia ini dari cengkraman penjajah, ” ucapnya dalam tulisan WhatsApp ketika dikonfirmasi BintangEmpat.Com, Minggu (7/7/2019).

Baca Juga :

Koalisi Jokowi Sudah Kuat

Moeldoko Sebut Rekonsiliasi Bukan Prioritas

Novel melanjutkan, ” Habib Rizieq Syihab (HRS) menurut saya pribadi belum tentu mau adanya Rekonsiliasi walau menyangkut kemerdekaan beliau sendiri, karena beliau sangat mendahulukan kepentingan Bangsa, Agama dan Rakyat Indonesia, sebagaimana kami dari PA 212 tidak setuju, juga disuarakan oleh para ulama, tokoh dan aktivis kubu 02 yang juga alumni 212, serta simpatisannya sebagian besar masih berkeberatan dengan adanya rekonsiliasi karena begitu banyak korban yang wafat, baik dari kurang lebih 500an petugas kpps yang wafat tidak wajar, apalagi 10 orang kehilangan nyawa temasuk 4 anak dibawah umur korban Tragedi berdarah tanggal 21-22 mei 2019, serta ratusan orang luka, juga ratusan orang ditangkap dan disiksa, menurut Komnas Ham yang hilang kurang lebih 70 orang itu, akan tetapi permasalahan ini harus dimusyawarahkan antara prabowo-Sandi dengan ulama, Tokoh dan aktivis perwakilan alumni 212 serta simpatisannya agar terpenuhi rasa keadilan yang ada dimasyarakat yang telah memberikan hak suaranya kepada 02, ” pungkasnya diakhiri salam dalam tulisan bahasa Arab.

 

*Red

Jokowi Umrah, Habib Rizieq Syihab Tolak Ketemu

 

 

 

 

BintangEmpat.Com, Jakarta– Masa Tenang Pemilihan Umum (Pemilu), Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) berangkat Umrah ke Tanah Suci Mekah (14/4/2019), didampingi Ibu Iriana dan keluarga.

Jokowi mendapat undangan jamuan makan siang di Istana dari Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saud di Istana pribadi Al-Qasr Al-Kash, di Kota Riyadh.

Kenali Istilah Dan Formulir Pemilu 2019

Tidak hanya itu, Jokowi juga diberi kesempatan masuk ke dalam Ka’bah di Masjidil Haram saat menunaikan ibadah Umrah di Tanah Suci, Mekah, Senin (15/4/2019).

Dua putra Jokowi, yaitu Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, ikut dalam ibadah tersebut.
“Pada kesempatan itu, Presiden, Ibu Iriana, dan rombongan terbatas berkesempatan masuk ke dalam Ka’bah,” demikian informasi yang diterima dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Dalam akunnya, Jokowi menulis:
“Labbaik Allahumma Labbaik. Aku datang memenuhi panggilanMu, Ya Allah.
Subuh ini, saya dan keluarga mendapat kehormatan untuk memasuki Kakbah di Masjidil Haram.
Hanya ucapan syukur yang bisa saya panjatkan ke hadirat Allah SWT untuk kesempatan menjejak ruang dalam Baitullah.

“Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, kehormatan, keagungan dan kehebatan pada Baitullah ini dan tambahkanlah pula pada orang-orang yang memuliakan, menghormati dan mengagungkannya di antara mereka yang berhaji atau yang berumroh padanya dengan kemuliaan, kehormatan, kebesaran dan kebaikan.

Salam kami dari di Tanah Suci untuk seluruh rakyat Indonesia.”
Turut serta mendampingi Presiden, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.

 

Video Kertas Suara Tercoblos Di Malaysia Bukan Hoaks

Foto: Screenshot Isi Cuitan Twitter FPI
Foto: Screenshot Isi Cuitan Twitter FPI

 

Sebelumnya, FPI atau Front Pembela Islam dalam Akun-nya @FPI_Petamburan, bercuit di Twitter, begini isi cuitan-nya:

1. Info dari sumber Mekkah;
menurut info dari sumber Mekkah timses paslon 01 Jokowi – Ma’ruf telah menghubungi tim Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab yang berada di Kota Suci Makkah Almukarromah, Saudi Arabia.

2. Mereka memberitahukan bahwa di masa tenang Pemilu 2019 Jokowi akan menunaikan ibadah umroh di Mekkah, dan meminta kesediaan Habib Rizieq untuk bersedia menemui Jokowi.

3. Tim Jokowi meminta untuk bisa bertemu dan melakukan pertemuan dengan Habib Rizieq di salah satu hotel berbintang di Kota Mekkah, serta meminta Habib Rizieq mau menemani Jokowi untuk masuk ke dalam Ka’bah.

4. Sebagaimana diketahui sebagai seorang Kepala Negara atau Presiden memang bisa diberi izin oleh Kerajaan Arab Saudi untuk masuk ke dalam Ka’bah. Presiden Soeharto dan SBY pun pernah masuk ke dalam Ka’bah.

5. Dan dengan iming-iming akan diajak masuk ke dalam Ka’bah itu tim Jokowi berharap Habib Rizieq bersedia untuk bertemu dan menemani Jokowi di Mekkah.

6. Namun permintaan itu dengan tegas ditolak oleh Habib Rizieq. Habib Rizieq menolak bertemu dengan Jokowi terlebih lagi di masa tenang Pemilu ini.

Cuitan itu belum mendapat tanggapan resmi dari Tim Sukses Jokowi atau Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

 

Namun tanggapan datang dari Ketua Media Center PA 212, melalui Habib Novel Bamukmin, “Habib Riziq Syihab (HRS) itu pembina tunggal Media Center PA 212,” tulis Habib Novel ketika dikonfirmasi pada Senin 15 April 2019, melalui chat WhatsApp (WA), kepada Redaksi BintangEmpat.Com.

 

Lanjut Novel, “Saya sudah duga sebelumnya dari rencana Jokowi ber-Umrah, politiknya bukan saja ingin mencari simpati agar bisa mendapatkan suara tapi masih ada juga keinginan mencoba berkomunikasi langsung dengan HRS, untuk mencoba menghilangkan image yang selama ini sangat melekat, yaitu penguasa yang mengkriminalisasi Ulama demi membela penista agama yang telah membuat gaduh negara ini dan menjatuhkan elektabilitasnya sendiri selaku petahana yang maju sebagai Capres kalau upaya mau berkomunikasi dengan HRS jauh-jauh hari sebelum Pemilu, mungkin ceritanya beda dan kami akan mengapresiasi keinginan baik itu dan mungkin HRS akan bersedia menyambut kedatangan Jokowi namun sekarang upaya itu sulit untuk diwujudkan apalagi HRS yang disuruh menemui Jokowi di suatu tempat khusus yang telah ditentukan, seperti KH Ma’ruf Amin yang berhaji, yang ingin menemui HRS tapi ternyata bukan mendatangi HRS namun HRS yang harus siap bertemu dengan KH. Ma’ruf Amin disuatu tempat, jelas HRS menolaknya karna kapasitas KH. Ma’ruf Amin adalah Cawapres dan untuk Jokowi.”

 

Novel menambahkan, “Kami sudah jauh-jauh hari membuka pintu Islah dengan para Ulama utusan dari pada Ulama-ulama Alumni 212 ke Istana Negara di Jakarta dan Istana Negara di Bogor, namun Jokowi tidak ada itikad baik”.

 

“Baru sampai hari ini ada upaya ingin bertemu HRS, saya rasa sudah sulit untuk HRS mengambil langkah yang sangat kental kepentingan ibadah politiknya”, pungkas Novel, (15/4/2019).

 

*Siwa

Difitnah Sekjen PBB Habib Novel Bamukmin Bersuara Haram Pilih Saya

Baca Mabes Polri

Foto diambil dari foto depan WhatsApp Habib Novel Bamukmin
Foto diambil dari foto depan WhatsApp Habib Novel Bamukmin.

 

Jakarta – Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noer mengatakan hingga kini Novel Bamukmin masih berstatus sebagai caleg. Kepada Ferry, Novel mengaku rugi jika mundur dari pencalegan PBB, dikutip dari detiknews.com.

Foto screeshot
Foto screeshot

Baca Munajat 212

Menanggapi pemberitaan tersebut, Habib Novel Chaidir atau yang lebih dikenal dengan Habib Novel Bamukmin merasa difitnah, melalui seluler dan chat WhatsApp (WA), dia menjelaskan dalam tulisan chat WA, begini isi nya.

Baca YIM Jauhkan PBB Dari Ulama

Sampai saat ini sudah jelas dari semenjak  Rakornas PBB pada 27 Januari 2019 yang telah memutuskan bahwa DPP PBB mendukung 01 maka hari itu juga saya sudah resmi secara lisan berikrar bahwa saya bukan caleg dari PBB lagi adapun secara adminitrasi memang saya belum mengundurkan diri dari pencaleg-an karena menghindarkan spekulasi antara kena sangsi atau tindak dari KPU dan secara adminitrasi saya akan urus pengunduran resmi secara tertulis dari caleg PBB setelah selesai Pemilu.

Baca Kader PBB Dikeroyok

Adapun pernyataan Sekjen PBB jelas-jelas ngawur melakukan fitnah dan kebohongan publik yang ada kemungkinan saya akan laporkan Sekjen yang gagal paham ini, yang mengada-ngada ini, karena saya belum pernah berbicara langsung semenjak Rakornas PBB dilaksanakan.

Baca PBB Dukung Jokowi

Karena saya tahu Sekjen yang mantan tim pemenangan Ahok ini adalah memang sering melakukan upaya provokasi-provokasi dan adu domba yang diduga Ingin menghancurkan partai Islam satu-satunya ini agar tidak lolos di Parlemen sehingga tidak ada Partai Islam di Indonesia ini.

Baca PBB Poros Mekah Dukung Ulama

Saya sangat sayangkan kok Partai Islam ini Sekjen-nya orang yang gagal paham terhadap agama-nya sendiri sehingga apa yang dikatakan oleh Rasulullah SAW  “ apabila urusan (kepemimpinan) diserahkan bukan kepada yang ahli-nya maka tinggal tunggu kehancurannya “ (HR Bukhari ).

Baca Ahmad Dhani Divonis

Saya sudah sampaikan dimana-mana bahwa haram mencoblos nama saya, sehingga saya yakinkan, saya tidak akan menjadi sebagai anggota Dewan karena saya tidak mau satu suara saya pun mereka ambil untuk mendukung kelompok pendukung penista agama dan kriminalisasi ulama, karena satu suara saya, kalau masih ada yang mencoblos nama saya, sama saja saya menzolimi Imam besar saya Habib Rizieq Syihab dan Ulama serta habaib dan aktivis Islam lainya.

Baca Habib Kutuk PBB

Insya Allah sampai saat ini saya masih membela Agama dan taat kepada Ijtima’ Ulama ketimbang menjadi Caleg yang dipimpin oleh orang-orang munafiq yang menjual agama demi kepentingan politik mungkarnya. Pungkas Novel Bamukmin dalam tulisan chat WA, pada Minggu, (24/2/2019).

(Siwa).

 

Grace Natalia Dan Immanuel Ebenezer Dilaporkan Ke Bareskrim

 

Baca Kapolri Peringatkan Kapolres

Poto (Kanan), Novel Bamukmin bersama Korlabi
Poto (Kanan), Novel Bamukmin bersama Korlabi di Bareskrim

Bintangempat.com, Jakarta – Dugaan adanya perbuatan delik atau tindak pidana oleh 2 orang oknum/ subjek hukum melalui media ( TV , Yutube,dan MOL. Dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri.

 

Menurut Damai Hari Lubis SH MH, Ketua KORLABI dan H Novel Bamu’min SH, Sekjen KORLABI, Sesuai bukti-bukti, Pernyataan lisan GRACE NATALIA (Ketum PSI) Perihal Melarang Poligami, Melanggar UU.RI No.  40/ 2008 Ttg. Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, Pasal 16. Dan pernyataan IMMANUEL EBENEZER Perihal Kelompok 212 adalah Penghamba Uang, melanggar UU.RI No.  19/ 2016 Tentang Perubahan UU. NO. 11/ 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, Pasal 28 ayat ( 2 ).

Poto Immanuel Ebenezer diambil dari media sosial.

Dalam pernyataan Press Release Kadivhum PA 212 berbunyi bahwa Pengurus PA 212 dan salah seorang Anggota Korlabi atas nama golongan atau kelompok ummat muslim yang merasa keberatan dan ketersinggungan dikarenakan adanya pernyataan yang menistakan kepercayaan golongan ummat terhadap kitab sucinya atau  menghinakan dan atau kata – kata yang dikuti dengan fitnah sehingga menimbulkan rasa benci dari sebuah kelompok kepercayaan atau golongan  tertentu.

Poto diambil dari media sosial, Grace Natalia, Ketua Umum PSI,
Poto diambil dari media sosial, Grace Natalia, Ketua Umum PSI.

Ditempat yang sama, H Novel Bamukmin mengatakan, “Untuk itu kami akan melaporkan dan atau mendampingi pelaporan, di Bareskrim Mabes Polri terhadap, GRACE NATALIA ( Ketum PSI ), dan IMMANUEL EBENEZER dengan membawa barang- barang bukti terkait materi objek pelaporan perkara, sesuai uraian singkat tersebut”, jelas Novel, senin (4/2/2019).

 

“Demikian Pers Release ini kami buat, untuk diketahui teman-teman pers dan publik umumnya, serta untuk menjaga kesimpaang siaran informasi terkait pelaporan ini”, Pungkas Novel.

(Siwa).

Kader PBB Dikeroyok, Diduga YIM Terlibat

BintangEmpat.com, Jakarta – Ali Wardi (46), pria  berdarah Padang, yang bertempat tinggal di Bogor ini telah melaporkan Yosep Ferdinan alias Sinyo, yang diduga Bodyguardnya Yusril Izha Mahendra (YIM) di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (21/1) sekira pukul 14.55 wib atas dugaan pengeroyokan.

Ali datang ke Polres Metro Jaksel didampingi Tim Advokat PAS Lantang yang diketuai oleh Ismar Syafrudin dan sudah diperiksa Polisi dengan nomor laporan Nomor : LP / 173 / K / I /2019 / KMJ / Restro Jaksel, pasal yang diterapkan  170 KUHP.

Ali Wardi yang berprofesi sebagai Advokat sekaligus juga seorang Kader dari Partai Bulan Bintang (PBB) ini, mengalami nasib yang buruk, pasalnya sebagai Kader  PBB dia harus mengalami Pengeroyokan di DPP PBB yang diduga dilakukan Sinyo Cs Bodyguard-nya YMI.

Lihat disini kronologi pengeroyokannya

Peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan Ali Wardi mengalami luka-luka yang cukup serius itu terjadi pada  Sabtu 19 Januari 2019 sekira sore pukul 19.00 wib, saat Rapat Pleno DPP PBB berlangsung di DPP PBB Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Novel Bamukmin, SH, Salah satu Caleg yang juga dari PBB mengutuk aksi tersebut, dia mengatakan, “Yusril (YIM) harus bisa mengontrol loyalis-nya yang ternyata sebelum-nya bahwa korban sudah mendapat teror (ancaman) dari oknum-oknum loyalis YIM yang mengacam korban ingin digebuki dan dikarungi. Polisi harus usut tuntas kasus ini, YIM Harus diperiksa karena yang melakukan ancaman adalah orang dekat-nya sebagaimana dikatakan korban tadi saat wawancaranya dibeberapa media”, ucap Novel yang akrab disapa Habib ini. (Hadi / Siwa).

Novel Bamukmin Mengutuk Aksi Premanisme Oknum Loyalis YIM

Ali Wardi, Kader PBB terkapar

BintangEmpat.com, Jakarta – Dugaan Aksi Premanisme atau pengroyokan yang dialami Ali Wardi, salah satu Kader PBB saat Rapat Pleno DPP PBB berlangsung di DPP PBB Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sekira pukul 19.00 wib, yang diduga dilakukan oleh Sinyo (sapaan) bodyguardnya YIM.

Baca juga : Diduga YIM Terlibat

Menurut Ali wardi yang disampaikan kepada Novel Bamukmin dan disampaiakan kepada kami BintangEmpat.com, kronologi-nya.

“Kebetulan DPP PBB sedang rapat pleno penentuan PBB mau ke 01 atau ke 02. Sorenya saya sengaja datang dengan kawan-kawan rombongan Pro Ijtima ulama (02) dengan  niat untuk memberi dukungan moral kepada peserta rapat yg pro Ijtima (MSK Cs). Sore itu kami ramai berkumpul di kafe Hijau, kafe DPP diantaranya ada M. Yani, Ust Dedi Erpan, Ridwan Umar dan lain-lain”, kata Novel menirukan Ali Wardi.

“Pas sholat magrib kami bubar dan keluar dari DPP, sementra Rapat Pleno ditunda. Saya (Ali) dengan beberapa orang kawan keluar area DPP dan begitu selesai magrib saya dan seorang kawan merapat lagi ke dalan DPP untuk menemui beberapa pengurus DPP”, sambung Novel.

“Bermaksud menanyakan hasil rapat Pleno dan perkembangannya namun suasana di DPP sudah ramai orang-orang yang wajahnya tak biasa saya lihat. Seperti-nya pro 01. Begitu melewati gerbang dan lorong ke halaman dalam DPP, saya dicegat (hadang) oleh seseorang yang tidak saya kenal dan menayakan nama, “kau Ali Wardi ya?” , katanya.

“Belum sempat saya jawab dia sudah memukul, saya tangkis dan menghindar. Ketika dia hendak melanjutkan serangan, saya balik menyerang dengan pukulan namun beberapa orang disekitar bereaksi sama. Menendang dan memukul, saya melawan dan 4 orang tersebut saya hadapi dengan menangkis dan memukul, mereka kewalahan namun dibelakang mereka sontak ikut mengerubungi dan melancarkan tendangan serta pukulan”, terang Novel menirukan Ali.

“Ada yang memegangi saya sampai saya tak ingat lagi berapa orang yang memukuli. Saya tetap melawan sampai terjatuh beberapa kali namun mereka tetap menyerang dan kemudian salah satu diantar mereka memiting (cekik) leher saya kemudian mendudukan di kursi disekitar situ”, imbuh Novel, menirukan Ali.

“Orang dengan badan tegap seperti binaraga ini kemudian mengtimidasi saya dengan kata kata, “kau ini… saya sudah memisahkan kenap saya yang dipukul !!?, bentaknya sambil melancarkan tinjunya. Dalam keadaan setengah sadar demikian, saya masih menaggapi ucapannya namun dibelakangnya orang-orang masih dibiarkan melancarkan tendangan ke dada saya. Melihat gelagat ini, kalau saya tidak melawan maka sepertinya saya akan dihabisi oleh mereka”, tiru Novel, seperti yang dikatakan Ali.

“Saya kemudian menghardik orang tersebut yang kebetulan adalah bodyguard Yusril (YMI) bernama panggilan Sinyo. Saya berdiri dan mendorong Sinyo sekuat tenaga dan memukulnya namun pengeroyokan bertubi-tubi lagi”, cerita Novel.

“Dalam keadaan seperti itu datang lagi seseorang yang mengaku polisi tapi  berpakaian preman menarik saya keluar dari keroyokan dan menggiring saya ke pos security didepan DPP. Orang yang mengaku polisi ini kemudin menginterogasi saya dengan nada intimidasi, ” kau siapa, tinggal dimana dan sebagai-nya”, tiru Novel lagi.

“Saya langsung bereaksi, anda ini polisi macam apa, saya yang dikereyok kok malah saya yang anda intimidasi !!.. “Kau ini polisi apa b*******, kau lebih baik pergi dari sini, tidak ada kepentinganmu disini, saya kader PBB dan saya sedang berada di rumah saya”, imbuhnya lagi.

“Mendengar kata-kata itu, dia langsung mundur dan saya berjalan ke arah luar, namun ternyata beberapa orang mengejar saya lagi dan terjadi lagi pengeroyokan yang dipimpin oleh Sinyo tadi. Saya melawan lagi karena mereka sekitar 4 orang, namun karena kondisi tidak lagi stabil, saya jadi bulan-bulanan”, Novel menirukan Ali.

“Saat itulah salah satu Staf Ketua DPP,  Bg Yunas yang saya kenal dekat langsung melerai, dia-pun ikut diintimidasi dan terkena pukulan  oleh para pengeroyok. Akhirnya saya digiring seseorang menjauh dari DPP dan saya disuruh menjauh dengan menumpang ojek. Setelah itu saya dibawa teman-teman ke rumah sakit dan ke Polisi”, kata Novel lagi.

“Pelakunya saya kenal beberapa orang, kader dan pengurus PBB, sisanya yang tidak kenal, menurut kawan-kawan juga adalah anggota PBB dari DPC PBB Jakarta Pusat dan tim sukses salah satu caleg di Jakpus”, menurut Ali Wardi kepada Novel Bamukmin.

Tindakan atau Aksi premanisme tersebut menuai kutuk dari Novel Bamukmin dan Kawan-kawan.

“Saya sebagai caleg PBB  yang pro ijtima ulama sangat mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan oleh loyalis YIM atas pengeroyokan kader PBB sendiri yaitu Ali Wardi saat berlangsung Rapat Pleno DPP PBB semalam (19 januari 2018), atas kejadian itu saudara Ali Wardi mengalami luka yang cukup serius atas pemukulan, bahkan diduga pengeroyokan, untuk itu kami dari caleg-caleg pro ijtima ulama akan memproses secara hukum yang berlaku dan akan meminta pertanggung jawaban YIM yang telah diduga melakukan aksi premanisme lewat begundal-begundalnya”, tulis Novel dalam chat WhatsApp yang kami terima. (Hadi Siswanto)

Kontroversi Dan Manuver Pembebasan Abu Bakar Ba’asyir

BintangEmpat.com, Jakarta – Yusril Ihza Mahendra (YIM) dalam steatmen nya diberbagai media menyebut pembebasan Abu Bakar Ba’asyir dari Lapas Gunungsindur Bogor sudah disetujui Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum PBB sekaligus Kuasa Hukum pasangan calon Presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin tersebut mengatakan bahwa Jokowi perhatian terhadap persoalan Abu Bakar Ba’asyir.

“Keputusan Jokowi sangat consern soal persoalan Abu Bakar Baasyir ini dan kita ketahui beliau dipidana bukan pada masa pemerintahan Jokowi”, kata Yusril.

Ia menjelaskan bahwa yang menjadi pertimbangan Jokowi terhadap pembebasan Abu Bakar Ba’asyir merupakan aspek kemanusiaan, sebab Abu Bakar Ba’asyir kini sudah renta dengan umur 81 tahun dan tak sanggup melakukan banyak aktifitas.

“Sekarang ini sudah saatnya beliau (Abu Bakar Ba’asyir) untuk dibebaskan. Ini juga menunjukan kepada publik dan masyarakat, bahwa tidak betul Pak Jokowi ini melakukan persekusi atau melakukan kriminalisasi terhadap ulama, ini contoh nyata consern beliau,” ungkapnya.

Abu Bakar Baasyir (81) dipastikan segera bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunungsindur, Kabupaten Bogor.

Hal ini dikatakan oleh Yusril Ihza Mahendra saat menengok Abu Bakar Ba’asyir di Lapas Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jumat (18/1/2019).

Bakal pembebasan Abu Bakar Ba’asir dinilai kontroversi dan dikritik oleh Anggota sekaligus Caleg PBB DPRD DKI Dapil VIII Habib Novel Chaidir Hasan, SH, atau yang dikenal sebagai Novel Bamu’min, SH.

Pembebasan Abu bakar ba’asyir itu sangat kental dengan kepentingan politik, seharusnya Abu Bakar Ba’asyir dibebaskan dari jauh-jauh hari ketika Jokowi menjadi Presiden.

Untuk itu, kami Umat Islam ingin bukti untuk kasus-kasus yang justru terjadi di zaman Jokowi untuk segera mereka juga di SP3 dan penista agama dipenjarakan.

Dampak dari sikap Yusril yang semakin mempertegas kemunafikannya dibuktikan sekarang menjadi Tim Debat Capres adalah sikap menipu sebagian para kader dan Caleg yang bergabung di PBB yang steatmen Yusril mengelak bergabung dengan kubu kelompok partai pendukung penista agama dan kriminalisasi Ulama ketika itu sudah ada kabar bahwa yusril menjadi Tim Pengacara Negara dan akan ikut Ijtima Ulama, ternyata kami dihianati malah justru resmi menjadi Tim Advokad KORUF dan itu pun sudah berkomitmen ketika ada forum diskusi yang Yusril mengatakan hanya urusan profesional sebagai pengacara dan tidak ada dukung mendukung kepada capres 01, namun kenyataannya kembali menghianati para kader dan Caleg-nya yaitu beberapa DPW dan DPC yang dihadiri olah Yusril mendeklarasikan mendukung capres 01.

Masyarakat sudah cerdas dan paham dengan kondisi politik saat ini sehingga mereka tidak mau tertipu dengan gaya manuver politik murahan karena memang KH. Abu Bakar Ba’asyir juga akan bebas bersyarat pada bulan Desember tahun ini dan  menjelang pilpres  ini berbagai macam dagangan mereka kemas agar mempunyai daya jual yang tinggi sehingga seorang pejuang yang sudah sepuh mereka manfaatkan untuk mendulang suara dan cara cara ini adalah  diduga lagi-lagi menjual Ulama untuk kepentingan politik mungkar mereka, saya duga Yusril ini sedang berakting menjadi pahlawan kesiangan.

Untuk PBB sendiri sudah tidak bisa terselamatkan dengan pola tingkah yusril dan begundal-begundal-nya sehingga PBB kalau Yusril dan begundal-begundal-nya tidak tobat, PBB tenggelam dan kemungkinan besar tidak bisa bangkit lagi dan kami para caleg tetap mengadakan perlawan agar yusril dan begundal-begundal-nya bisa kita tumpas agar jangan merusak citra PBB sebagai partai islam satu satunya.

Ditulis oleh H. Novel Bamu’min, SH, yang dikirim ke chat WhatsApp kami. (Hadi Siswanto).