Kapolda Gagal Tangani Karhutla Bakal Dicopot

 

Redaksi BintangEmpat.Com, Kalimantan Tengah – Mabes Polri kabarnya akan mengaudit enam Kapolda dan Kapolres yang akan dicopot jabatannya oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang tak menunjukan kinerja baik dalam menangani dan menanggulangi masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibeberapa wilayah yang terdampak.

Baca Kapolri Gerakan Tim Saber Pungli Di Pusat Sampai Daerah

Informasi yang berhasil dihimpun oleh wartawan bintangempat.com dari beberapa media yang beredar bahwa pihak Mabes Polri saat ini sedang melakukan pengamatan dan akan mengevaluasi hasil kerja para kepala satuan wilayah (kasatwil), dan akan menerapkan sanksi pencopotan jabatan.

BONGKAR Pungli Di Samsat Pacitan

Dikatakan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, bahwa Sanksi itu akan diberikan kepada kasatwil yang dinilai tidak memberi banyak kontribusi dalam upaya penegakan hukum dan pemadaman api, sanksi itu akan diberlakukan hingga level kapolsek.

Baca Pakde Karwo Mangkir KPK Bakal Panggil Ulang

“Sedang dianalisa, berproses sekarang. Sedang diamati oleh pimpinan dan akan dievaluasi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, Jumat (20/9/2019).

“Pak Kapolri sudah menyampaikan beberapa pesan yang tegas aparat dari kapolda sampai kapolsek kalau tidak berbuat banyak, akan out,” ujarnya.

Bacal Wali Kota Surabaya Janji Buka Kembali Lokalisasi Dolly

Kabarnya Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo juga menjelaskan tim pengawas internal sudah bekerja mulai pekan ini. Mereka melakukan audit dan asesmen di enam Polda di daerah yang berdampak.

Sebagaimana yang telah diberitakan bahwa Polri sudah membentuk tim pengawas internal dari Itwasum dan Propam. Minggu ini sudah bekerja untuk melakukan audit dan asesmen dengan sasaran polres dan polda di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Indikator kinerja para kasatwil adalah dari sisi perencanaan, perorganisasian, pelaksanaan dan strategi mitigasi.

Tanah Diserobot Perusahaan Kelapa Sawit, Masyarakat Tagih Janji Jokowi Cabut Konsesinya

“Apabila nanti ditemukan langkah-langkah yang tidak efektif, apalagi lalai, dapat dimutasikan,” ucapnya. Namun bila dianggap berhasil, maka kasatwil akan diganjar penghargaan. “Ada langkah-langkah straregis yang optimal maka akan diberikan reward,” pungkasnya.

(Misnato).

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *