Diduga LMDH Bantal Jadikan Masyarakat ATM Berjalan

BintangEmpat.Com – Dusun Pariopo Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, telah terjadi pembodohan yg diduga dilakukan oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Bantal.

TiM LBH PETA diundang salah satu warga Pariopo lewat telpon Celluler untuk bertemu langsung dengan masyarakat, yang mana masyarakat mengatakan kepada Andri Mapaung, Sekjen LBH PETA Bahwa masyarakat dimintai uang oleh oknum LMDH setiap bulan 10 sebelum menikmati hasil tanamnya.

Duuh… Dandim 0824 Jember Datangi Polres Jember

Selain itu masyarakat dimintai uang Rp. 150.000 dengan ditukar buku panduan perhutani, dengan alasan ada kunjugan presiden. Masyarakat sangat kecewa atas tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum LMDH tersebut.

buku yang dijual-belikan dengan harga Rp. 150.000
Dugaan buku yang dijual-belikan dengan harga Rp. 150.000

Kemudian Sekjen LBH PETA meminta keterangan salah satu oknum LMDH Asper, lewat telpon Celluler. “Apa yang dilakukan LMDH tersebut tidak sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan dengan aturan Peraturan Hutan (Perhut), yang mana perhut tidak pernah meminta uang kepada masyarakat. Apalagi mengeluarkan buku yang dijual-belikan dengan harga Rp. 150.000 tersebut”, kata Asper.

Viral Tugu Di Tol Madiun Dikaitkan Palu Arit PKI

Bahkan Asper menyampaikan tidak pernah menerima pungutan kepada para masyarakat, yang mana sudah jadi rutinitas yang diduga dilakukan LMDH pada bulan 10, dimana tergantung luas lahan kisaran Rp 250.000 sampai 600.000 pada masyarakat setiap tahun.

Diduga LMDH Bantal Jadikan Masyarakat ATM Berjalan

Harapan dari sekjen LBH PETA silahkan minta pada masyarakat sesuai apa yang pernah Asper sampaikan setorkan pada perhutani 25% dari Hasil panen setelah dipotong modal, jangan minta sebelum tanam masyarakat bukan ATM berjalan. (ekz)

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang