Virus Corona, Harga Masker Naik Tajam, Ini Kata Dinkes Lumajang

Plt  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr. Bayu Ignasius Wibowo,
Plt  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr. Bayu Ignasius Wibowo,

Bintangempat.com – Menyikapi kenaikan harga masker akibat efek domino merebaknya virus Corona. Kami coba klarifikasi terkait hal itu kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr Bayu Wibowo.

“Memang sejak merebaknya virus Corona, terjadi kepanikan di masyarakat, karena beberapa masyarakat menyimpulkan bahwa dengan menggunakan masker maka aman dari virus tersebut, sehingga memicu masyarakat untuk membeli masker dalam jumlah banyak,padahal tidak seperti itu, perlu edukasi kepada masyarakat, bagaimana virus Corona tersebut menyebar”, ujarnya Kamis (12/03/20).

Baca Pungutan Liar Di Samsat Jember

Seperti dilansir dari beberapa media nasional bahwa harga masker untuk satu pack berisi lima puluh biji dijual seharga enam ratus ribu rupiah, padahal sebelumnya lima puluh ribu rupiah, per pack.

Perlu diketahui bahwa penyebaran virus
tersebut dari manusia ke manusia.

“Penyebaran virus Corona, melalui tangan, kontak fisik, jadi penggunaan masker diperuntukkan untuk yang sudah terkena virus tersebut, agar tidak menyebar, selama tidak terinfeksi virus Corona,maka tidak usah memakai masker, cukup dengan membersihkan tangan dengan disinfektan saja, dan tentunya menjaga kebersihan lingkungan sekitar”, ujarnya.

Selama ini Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinkes Kabupaten Lumajang memantau perkembangan penduduk pendatang atau warga Lumajang yang datang dari luar negeri sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.

” Iya kita meminta data pada pihak terkait lalu kita memantau perkembangan kesehatannya, kita juga sharing data tersebut ke puskesmas tempat domisili warga Lumajang yang datang dari luar negeri, untuk memantau perkembangan kesehatan warga tersebut, apabila ada indikasi seperti terkena virus Corona maka kita cepat tanggap”, jelasnya.

Perlu diketahui bahwa Rumah sakit Rujukan yang terdekat sesuai arahan pemerintah pusat adalah rumah sakit umum daerah kabupaten Jember.

” Kita sudah siapkan apabila kondisi terburuk kedapatan warga Lumajang yang terinfeksi virus Corona maka jalur evakuasi untuk dibawa ke rumah sakit rujukan, kebetulan yang siap menangani kasus infeksi virus Corona adalah rumah sakit umum daerah Jember”, pungkasnya. (Wan)

 

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang